Oktober 15, 2026
Turyapada Tower Bali (Foto: hutamakarya)

Balidalamberita.com, BULELENG – Bali kembali menambah daya tarik wisata dengan hadirnya sebuah mahakarya arsitektur modern yang menjulang tinggi di dataran tinggi Buleleng bernama Turyapada Tower Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali atau yang lebih dikenal sebagai Turyapada Tower Bali.

Ini bukan sekadar menara komunikasi biasa, melainkan proyek multifungsi yang dirancang untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru di Bali Utara.

Turyapada Tower Bali berlokasi di Desa Adat Amerta Sari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada ketinggian sekitar 1.636 meter di atas permukaan laut.

Dengan ketinggian struktural menara mencapai 115 hingga 142 meter (bervariasi dalam sumber), menara ini menawarkan pemandangan panorama 360 derajat yang luar biasa, meliputi Danau Buyan, perbukitan hijau, hingga garis pantai utara Bali.

Turyapada Tower dibangun dengan tujuan ganda yang ambisius.

Fungsi utama menara ini adalah sebagai pemancar sinyal TV digital, telekomunikasi, internet, dan radio.

Keberadaannya dirancang untuk mengatasi blank spot atau kekurangan sinyal yang selama ini menjadi masalah di beberapa wilayah Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

Selain fungsi teknis, menara ini dikembangkan secara terintegrasi sebagai objek wisata edukasi dan teknologi.

Menara ini diharapkan dapat menyamai kepopuleran menara ikonik dunia lainnya, seperti Menara Eiffel di Paris atau Tokyo Tower.

Turyapada Tower dirancang memiliki sekitar 10 lantai dengan beragam fasilitas yang memadukan keindahan alam dan teknologi modern:

  • Jembatan Kaca (Glass Bridge) (Lantai 5)

Menyajikan sensasi berjalan di atas kaca dengan pemandangan langsung ke Danau Buyan dan perbukitan di bawahnya, menawarkan adrenalin dan spot foto yang menakjubkan.

  • Restoran Putar 360 Derajat (Lantai 8)

Memberikan pengalaman bersantap eksklusif di mana pengunjung dapat menikmati hidangan sambil melihat seluruh pemandangan Bali Utara yang berputar secara perlahan.

  • Anjungan Pandang (Skywalk atau Viewing Deck) (Lantai 9)

Area observasi terbuka yang berada di ketinggian tertinggi yang dapat diakses, menawarkan view terbaik dari pegunungan, danau, hingga lautan.

  • Planetarium (Lantai 10)

Sebuah fasilitas edukasi yang memungkinkan pengunjung menjelajahi simulasi tata surya dan benda langit, menjadikannya satu-satunya di Bali.

  • Museum Keunggulan Kebudayaan Bali

Melengkapi pengalaman, area di sekitar menara juga akan dilengkapi dengan museum yang berfokus pada kekayaan budaya Bali.

Pembangunan Turyapada Tower merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyeimbangkan pusat pertumbuhan ekonomi di Bali.

Selama ini, pariwisata terpusat di Bali Selatan. Dengan adanya ikon wisata baru ini, Turyapada Tower diharapkan dapat menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan pariwisata di kawasan Bali Utara.

Meskipun pembukaan untuk umum masih dilakukan secara terbatas dan bertahap seiring dengan penyelesaian konstruksi tahap kedua (ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2026), Turyapada Tower sudah dipastikan akan mengubah skyline Bali dan menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di masa depan.

Menara Turyapada Tower Bali adalah simbol perpaduan harmonis antara tradisi Balinese dengan kemajuan teknologi modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *