Oktober 15, 2026
Sosialisasi 4 Pilar

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kembali di gelar oleh IGN Kesuma Kelakan ST, M.Si, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang juga sekaligus Anggota Badan Pengkajian MPR RI di Desa Buahan, Kecamatan Tabanan. Kabupaten Tabanan, Bali pada Selasa, 10 Februari 2026.

Selain mensosialisasikan 4 Pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai nilai nilai yang harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, IGN Kesuma Kelakan yang akrab disapa Alit Kelakan ini, juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai bagian dari proses internalisasi nilai nilai 4 Pilar Kebangsaan.

Melalui pendidikan baik formal maupun informal, generasi muda dapat dibekali dengan pemahaman yang konfrehensif terkait dengan nilai-nilai maupun butir-butir implementasi pelaksanaan 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai dan butir implementasi 4 Pilar Kebangsaan ini adalah tanggungjawab kita semua, seluruh elemen bangsa”ujarnya.

4 Pilar Kebangsaan Republik Indonesia, yakni Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, menurut Alit Kelakan juga menjadi penopang utama kedaulatan dan karakter Bangsa yang satu sama lain mengikat kuat dalam ikatan kebangsaan. “4 Pilar ini, adalah soko guru. Satu sama lain tidak bisa dipisahkan, karena kekuatannya terletak dari kesatu paduan ke 4 tiang utama berbangsa ini yang membentuk bangsa dan negara yang kokoh dan berdaulat”ungkapnya.

Nilai-nilai lain seperti nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, sangat erat dengan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia sebagai hak dasar dalam melaksanakan berbagai aspek kehidupan di masyarakat. Selanjutnya adalah nilai Persatuan Indonesia menjadi rujukan utama pentingnmya menjaga semangat kebangsaan dalam keberagaman seni, budaya, adat, tradisi dan kearifan lokal di Bali.

Dijelaskan Kesuma Kelakan, dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 yang memuat tujuan nasional, maka mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi salah satu komponen rencana strategis yang dibuat dengan alur perencanaan yang efektif dan berkelanjutan. Hal ini karena dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tersebut, terdapat tujuan untuk menanamkan pemahaman terhadap pentingnya mengetahui ideologi dan cita cita bangsa sekaligus mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

Di Era digital, Kesuma Kelakan juga menegaskan pentingnya memperkuat literasi digital untuk mendorong peningkatan paparan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan secara estafet kepada generasi muda terutama Gen Z dan Gen Alfa.

Acara ditutup dengan melaksanakan sesi tanya jawab dan foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *