Oktober 15, 2026
3

Foto: Istimewa

Balidalamberita.com, DENPASAR – Direktorat Intelkam Polda Bali mengadakan sebuah pertemuan silaturahmi dengan Aliansi Bali Angunggah Shanti di Denpasar, Selasa, 18 Maret 2025.

Selain menjadi ajang dalam berkomunikasi, pertemuan tersebut juga sebagai wadah dalam mengeluarkan uneg-unegnya mengenai kondisi keamanan dan pariwisata yang ada di Bali.

Acara yang penuh dengan agenda keakraban dan diselingi dengan kegiatan buka bersama ini menjadi sangat menarik.

Pada momen penting tersebut, Direktur Intelkam Polda Bali, Kombes Pol Syahbuddin S.I.K., mengajak semua anggota organisasi masyarakat yang bergabung pada aliansi misalnya Laskar Bali Shanti dan Baladika Bali Angunggah Shanti agar menjaga kondisi keamanan Bali yang menjadi destinasi tujuan wisata internasional.

“Beberapa waktu lalu, muncul kasus-kasus kejahatan yang dilakukan oleh warga negara asing sampai membuat Bali menjadi semakin mencekam. Ini harus diwaspadai. Jangan sampai beberapa masyarakat justru takut datang ke Bali, namun dibuat supaya mereka selalu rindu dan ingin pergi ke Bali,” ucap Kombes Pol Syahbuddin S.I.K.

Ia juga membahas tentang gesekan diantara penduduk lokal dan wisatawan yang kerap terjadi.

Oleh sebab itu, ia menekankan arti pentingnya menjaga kebhinekaan, karena Bali dihuni oleh berbagai etnis penduduk dari berbagai wilayah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Aliansi Bali Angunggah Shanti, Anak Agung Ketut Suma Widana atau yang biasa dipanggil Ajik Suma, mengungkapkan dukungannya kepada imbauan yang dari Dir Intelkam.

“Setiap orang yang masuk ke Bali tentunya diharuskan taat kepada administrasi dan menghormati adat dan budaya. Kami bahkan menyarankan supaya fungsi Pecalang kembali diaktifkan dan penerapan Kipem (Kartu Identitas Penduduk Musiman) ditegakkan. Supaya semua jelas dan terdata,” ungkap tokoh yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Laskar Bali Shanti tersebut.

Ajik Suma juga menjelaskan jika secara internal, pihaknya bisa selalu membenahi diri. Untuk anggota, koordinator di lapangan, sampai pengurus yang tidak sejalan dengan visi misi organisasi maka akan diberhentikan.

Sedangkan, menurut Sekjen Aliansi Bali Shanti, Komang Merta Jiwa mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara penduduk sekitar dan aparat keamanan dalam menekan potensi timbulnya gangguan keamanan, terlebih sama menjaga citra pulau dewata Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata mancanegara.

Menutup pertemuan ini, Kombes Pol Syahbuddin S.I.K. kembali mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Ia juga mengimbau supaya masyarakat tidak mudah menyebarkan segala informasi sensitif ataupun hoaks yang tidak terverifikasi kebenarannya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *