Oktober 15, 2026
inklusi keuangan disabilitas

Penyandang disabilitas dari Yayasan Bunga Bali mengikuti edukasi keuangan dalam program OJK Peduli dan SETARA yang digelar OJK Provinsi Bali di Denpasar, 11 Juni 2025.

Balidalamberita.com, DENPASAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus memperluas inklusi keuangan di Pulau Dewata, khususnya bagi penyandang disabilitas. Melalui program OJK Peduli Tahun 2025, OJK menggelar edukasi keuangan dan aksi sosial bersama Yayasan Bunga Bali Denpasar, Rabu (11/6), dengan menggandeng UMKM difabel binaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gantari Jaya, Dinas Sosial Kota Denpasar, dan PT BPD Bali.

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu menjelaskan bahwa kegiatan ini dirangkaikan dengan program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat berkebutuhan khusus terhadap pengelolaan keuangan, penggunaan produk dan layanan Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK), serta pemberdayaan usaha difabel.

“Melalui program SETARA (Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas Berdaya) dan OJK Peduli, kami mendorong PUSK agar menyediakan layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat disabilitas,” ujar Puji.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, seperti Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Bali, Irhamsah, serta Kepala Bidang PT BPD Bali, Danan.

Pengelola Yayasan Bunga Bali, Nyoman Dana, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif OJK yang telah memberikan edukasi dan aksi sosial kepada anggota yayasan. Ia berharap kegiatan ini membuka akses lebih luas bagi UMKM disabilitas untuk mendapatkan layanan keuangan perbankan.

Sementara itu, pengelola KUBE Gantari Jaya, I Nyoman Juniarta, membagikan pengalamannya membangun usaha Difel Café sejak 2023 yang kini mempekerjakan tujuh barista difabel. Ia menekankan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi hambatan dalam berkarya dan berwirausaha.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT BPD Bali, Danan, menyatakan komitmen bank daerah ini untuk terus mendukung penyandang disabilitas melalui program pembiayaan dan pemberdayaan usaha sebagai wujud kepedulian terhadap komunitas.

Melalui kolaborasi OJK, pelaku industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lokal, program inklusi ini diharapkan menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara luas, serta menciptakan pertumbuhan industri jasa keuangan yang sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *