Oktober 15, 2026
Desa Wisata Baha

Pemandangan sekitar Desa Wisata Baha di Bali (Sumber foto: desabaha.badungkab.go.id)

Balidalamberita.com, BADUNG — Desa Wisata Baha menjadi salah satu destinasi unggulan di Bali, berlokasi strategis di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Desa ini mudah diakses dan menyuguhkan pesona budaya serta alam yang memikat.

Pada abad ke-17, desa ini dikenal sebagai Desa Baheng dan terletak di sebelah utara hutan yang oleh warga disebut Alas Harum. Masa itu, wilayah ini masih berada di bawah kekuasaan Raja Cokorda Dimade dari Kerajaan Mengwi. Seiring waktu, nama desa berubah menjadi Desa Baha, dan kini dikenal sebagai Desa Wisata Baha yang sarat nilai budaya dan spiritual.

Berikut tiga keunikan utama yang bisa dinikmati wisatawan saat berkunjung ke Desa Wisata Baha:

1. Panorama Alam yang Menenangkan

Desa Baha menawarkan lanskap alam yang memesona, dikelilingi oleh hamparan sawah hijau yang menenangkan. Wisatawan bisa melakukan aktivitas seperti trekking atau jogging sambil menikmati udara segar pedesaan. Suasana tenang dan asri menjadikan desa ini tempat ideal untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

2. Pelestarian Alat Musik Tradisional Bali

Selain menikmati alam, pengunjung juga diajak untuk mengenal alat musik tradisional khas Bali. Di Desa Baha, wisatawan dapat mencoba membuat jerimpen, sebuah alat musik yang biasa digunakan dalam upacara adat. Aktivitas ini tidak hanya memperkaya pengalaman, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda maupun wisatawan mancanegara.

3. Keberadaan Pura dengan Ukiran Kuno

Daya tarik lain yang tidak kalah memikat adalah pura dengan ukiran kuno yang ada di desa ini. Ukiran-ukiran tersebut mencerminkan kehalusan seni dan spiritualitas masyarakat Bali sejak zaman dahulu. Bagi pecinta budaya dan sejarah, keberadaan pura ini memberikan pengalaman spiritual sekaligus edukatif yang tak terlupakan.

Desa Wisata Baha berhasil mempertahankan kearifan lokal sambil terus beradaptasi sebagai destinasi wisata budaya yang inklusif. Dengan perpaduan alam, seni, dan spiritualitas, desa ini layak menjadi destinasi kunjungan wajib saat berada di Pulau Dewata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *