Oktober 15, 2026
Ilustrasi Jeruk Bali (Foto: Pixabay/Ralph)

Balidalamberita.com, DENPASAR – Jeruk Bali yang secara internasional dikenal dengan nama Pomelo (Citrus maxima atau Citrus grandis), adalah permata tropis yang menonjol dari keluarga buah sitrus.

Dikenal karena ukurannya yang kolosal dan daging buahnya yang tebal serta menyegarkan, Jeruk Bali bukan hanya lezat untuk dikonsumsi, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa.

Ciri Khas Jeruk Bali

Jeruk Bali memiliki ciri khas yang membuatnya unik dari jenis jeruk lainnya:

  • Ukuran Terbesar: Jeruk Bali adalah jenis buah sitrus terbesar di dunia. Diameternya bisa mencapai 15-25 cm, dengan berat satu buah matang bisa mencapai 1 hingga 2 kilogram.
  • Kulit Tebal: Kulit buahnya sangat tebal, berpori-pori, dan berwarna hijau gelap hingga kekuningan atau oranye cerah saat matang. Kulit tebal ini melindungi daging buah di dalamnya.
  • Daging Buah: Daging buahnya berbulir-bulir besar, berwarna putih pucat, kuning, hingga merah-oranye, tergantung varietasnya (seperti varietas Nambangan, Srinyonya, atau Madu).
  • Rasa: Rasanya didominasi oleh perpaduan manis, asam, dan sedikit getir (pengah), memberikan sensasi segar yang khas.

Meskipun namanya “Jeruk Bali,” buah ini secara luas diyakini berasal dari wilayah Asia Selatan dan Tenggara.

Meskipun demikian, Indonesia, khususnya Pulau Bali, merupakan salah satu wilayah yang terkenal menghasilkan varietas unggulnya.

Karena potensi kesalahpahaman tentang asal usulnya, Kementerian Pertanian Indonesia menyarankan penggunaan nama internasionalnya, yaitu Pomelo.

Kandungan Jeruk Bali

Jeruk Bali adalah sumber nutrisi yang sangat baik, menjadikannya tambahan yang sehat untuk pola makan sehari-hari. Dalam satu porsi (sekitar 100 gram) Jeruk Bali, terkandung:

  • Vitamin C Tinggi: Jeruk Bali adalah gudang Vitamin C (sekitar 60 mg per 100 gram), antioksidan kuat yang vital untuk sistem kekebalan tubuh.
  • Serat: Kaya akan serat yang penting untuk kesehatan pencernaan.
  • Mineral: Mengandung berbagai mineral seperti Kalium, Fosfor, dan Kalsium.
  • Antioksidan: Mengandung antioksidan seperti flavonoid (termasuk naringenin) dan likopen (terutama pada varietas Jeruk Bali Merah).

Manfaat Jeruk Bali

Berkat profil nutrisinya yang kaya, Jeruk Bali menawarkan beragam manfaat kesehatan:

  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh: Kandungan Vitamin C yang tinggi membantu merangsang produksi sel darah putih, memperkuat daya tahan tubuh melawan infeksi.
  • Menjaga Kesehatan Pencernaan: Serat makanan yang melimpah membantu melancarkan buang air besar (BAB) dan mencegah sembelit, serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
  • Menjaga Berat Badan Ideal: Buah ini relatif rendah kalori, namun tinggi serat dan air, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengontrol asupan kalori.
  • Menyehatkan Jantung: Flavonoid dan serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), yang penting untuk pencegahan penyakit jantung.
  • Mencegah Batu Ginjal: Kandungan sitrat yang ada dalam Jeruk Bali dapat membantu mengikat kalsium, sehingga menurunkan risiko pembentukan kristal yang menjadi cikal bakal batu ginjal.
  • Memelihara Kesehatan Kulit: Vitamin C merangsang produksi kolagen, menjaga kulit tetap kencang dan elastis, serta melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas dan penuaan dini.

Seperti buah sitrus lainnya, bagi sebagian orang, konsumsi Jeruk Bali harus dipertimbangkan.

Jeruk Bali, dengan keunikan ukuran, rasa, dan manfaatnya, adalah salah satu kekayaan hortikultura Indonesia yang patut dihargai dan dikonsumsi secara rutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *