Masyarakat Desa Adat Celuk. Facebook/Desa Adat Celuk
Balidalamberita.com, DENPASAR – Desa Celuk merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
Desa tersebut berada di sebelah barat daya kota Gianyar dengan jarak tempuh ke kota kecamatan yaitu sekitar 2 km, jarak ke kota kabupaten yaitu sekitar 16 km, dan jarak ke kota provinsi yaitu sekitar 12 km.
Luas Desa Celuk yaitu sekitar 246,66 Ha yang terdiri atas persawahan, tegalan, pemukiman penduduk dan berdiri juga berbagai toko kerajinan.
Dataran desa tersebut memiliki bentuk yang landai, tidak mempunyai bukit dan berlokasi kurang lebih sekitar 72 meter dari permukaan laut.
Tanah di desa ini juga dikenal subur yang memiliki sumber air dari sungai Wos.
Desa Celuk merupakan desa dinas yang terdiri atas 3 desa adat dan masing-masing dari desa adat tersebut adalah banjar dinas serta bajar adat, yaitu:
- Desa adat Camenggaon
Pada masanya dikenal sebagai wilayah pemukiman dari keluarga Arya Cameng. Selanjutnya keluarga tersebut pindah di Peguyangan, Badung.
Selanjutnya daerah tersebut diberikan nama Camenggaon. Cameng yang berasal dari nama Arya Cameng dan Gaon yang merupakan kata mekaon atau yang berarti pindah.
Di banjar tersebut terdiri atas 3 tempekan, yaitu:
- Tempekan Mengaling (berbatasan bersama dengan desa adat Tangsub).
- Tempekan Tangluk Mas (Daerahnya berada di tengah-tengah desa).
- Tempekan Cakra (Memiliki berbatasan dengan desa adat Guwang).
Desa adat tersebut adalah pemekaran desa Guwang yang kira-kira dasawarsa pada 1960-an.
Maestro sastra wariga dan kalender Bali, I Ketut Bangbang Gde Rawi konon katanya lahir di desa ini, yang selanjutnya dilanjutkan oleh anak laki-lakinya, Made Bambang Suartha.
- Desa adat Tangsub
Pedukuhan tersebut berlokasi di sebelah barat Camenggaon.
Dalang wayang Bali yang bernama I Binder atau yang memiliki julukan “Dalang Tangsub” juga pernah tinggal di Desa adat Tangsub karena berasal dari desa adat ini.
- Desa adat Celuk.
Yang terakhir adalah Desa adat Celuk yang terkenal sebagai pusat kerajinan emas dan perak berkualitas tinggi. Kerajinan emas dan perak di Desa Celuk memiliki nilai seni tinggi dan desain yang unik.
Itulah tadi yang bisa dijelaskan seputar Desa Celuk, di Bali.(*)
