November 4, 2026
IMG_20261101_173554

Balidalamberita.com, DENPASAR – Semangat juang dan mental pantang menyerah ditunjukkan SSB Manistutu United dalam ajang Putra Tresna Bali Youth Tournament 2026. Mengirimkan dua kelompok usia, yakni U10 dan U12, tim asal Desa Manistutu, Kabupaten Jembrana, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 30 Oktober hingga 1 November 2026, di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar.

Dalam kompetisi tersebut, Manistutu United U12 sukses mengamankan posisi juara 2, sementara kelompok U10 berhasil menempati juara 4. Hasil ini menjadi bukti bahwa tim muda dari Desa Manistutu mampu bersaing dan menunjukkan kualitas permainan di tengah persaingan sepak bola usia dini di Bali.

Perjalanan kelompok U12 terbilang impresif. Mengawali babak perempat final, Manistutu United berhasil menaklukkan Putra Debes dengan skor 1-0. Kepercayaan diri para pemain semakin meningkat saat melangkah ke semifinal dan kembali meraih kemenangan 1-0 atas SSB Cengiling.

Hasil positif tersebut mengantarkan Manistutu United ke partai final untuk menghadapi Putra Dewata Bali. Dalam pertandingan penentuan gelar juara, kedua tim memberikan perlawanan sengit. Namun, Manistutu United harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1. Hasil tersebut memastikan Manistutu United U12 keluar sebagai juara kedua Putra Tresna Bali Youth Tournament 2026.

Sementara itu, perjuangan kelompok U10 juga tidak kalah menarik. Manistutu United menghadapi Garwis pada babak semifinal. Meski telah memberikan perlawanan, pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Garwis.

Kesempatan memperebutkan posisi ketiga kemudian diperjuangkan saat berhadapan dengan Bali United. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Sayangnya, Manistutu United belum berhasil keluar sebagai pemenang dan akhirnya menempati posisi juara keempat.

Pelatih SSB Manistutu United, I Putu Gede Pujayadi, S.Pd., yang akrab disapa Rah Dur, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain atas perjuangan dan kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang turnamen. Menurutnya, hasil yang diraih merupakan bagian dari proses pembinaan dan pengalaman penting bagi perkembangan anak-anak.

“Bagi kami, hasil ini patut disyukuri. Anak-anak sudah menunjukkan semangat, keberanian, dan kerja keras yang luar biasa di setiap pertandingan. Tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, tetapi saya bangga dengan perjuangan mereka. Juara bukan satu-satunya tujuan, karena yang terpenting adalah bagaimana anak-anak terus berkembang, memiliki mental bertanding, dan tidak mudah menyerah. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik ke depannya,” ungkap Rah Dur.

Dukungan terhadap perjuangan para pemain juga terlihat dari kehadiran Perbekel Desa Manistutu, I Komang Budiana, yang turut mendampingi tim selama berlangsungnya turnamen. Ia mengapresiasi semangat para pemain, pelatih, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi membawa nama Desa Manistutu dalam kompetisi tersebut.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian anak-anak Manistutu United. Prestasi juara kedua untuk U12 dan juara keempat untuk U10 merupakan hasil yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Desa Manistutu memiliki potensi besar untuk berkembang. Harapan kami, Manistutu United terus konsisten melakukan pembinaan, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kesempatan untuk berprestasi dan membawa nama baik desa ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar I Komang Budiana.

Bagi Manistutu United, prestasi di turnamen ini bukan sekadar tentang trofi dan posisi akhir. Lebih dari itu, setiap pertandingan menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan mental juara bagi para pemain muda.

Keberhasilan U12 meraih juara kedua dan U10 menempati posisi keempat menjadi pencapaian membanggakan bagi Manistutu United. Hasil ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas latihan, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Dari Desa Manistutu, semangat sepak bola terus tumbuh. Hari ini mereka belajar berjuang, hari ini pula mereka membuktikan kemampuan. Perjalanan masih panjang, dan mimpi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi akan terus diperjuangkan. Sebab, juara sejati bukan hanya mereka yang berdiri di podium tertinggi, tetapi juga mereka yang tidak pernah berhenti belajar, berusaha, dan berani bermimpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *