Siswa yang mendapatkan makan siang gratis, foto. DDTC News.
Program Makan Siang Gratis (MSG) sudah mulai berjalan di beberapa daerah di Bali dan para siswa-siswi merasa senang karena mendapatkan makanan gratis dengan menu yang enak, Senin (06/01/2025).
Pemerintah mengeluarga anggaran di tahun 2025 sebesar Rp. 71 Triliun dengan harga anggaran perporsi makanan yaitu Rp.10.000,- yang ditargetkan untuk 3 juta orang, dikutip dari KompasTV.
Kelompok yang menjadi sasaran yang mendapatkan Makan Siang Gratis antara lain peserta didik dari Paud hingga SMA, baik suasta maupun negeri, Balita yang berusia di bawah 5 (lima) tahun, Ibu hamil, dan Ibu menyusui.
Program Makan Bergizi Gratis dilaksanakan perdana pada Senin, 06 Januari 2025 dan Kabupaten Jembrana salah satunya yang telah melaksanakan program ini di Provinsi Bali. Jembrana menjadi pelopor program makan siang di Bali dari program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Kabupaten Jembrana menjadi perwakilan Bali karena tiga dapur belum beroperasi. Targetnya, program ini dapat melayani 58.000 siswa dengan membangun 21 dapur. Saat ini baru 15 sekolah yang terlayani karena keterbatasan kapasitas dapur dan jarak distribusi. Makanan harus sampai di sekolah dalam waktu 15 menit agar tetap hangat dan tidak basi” kata M. Muhammad Adriansyah dikutif dari Baliberkarya.
Menu makanan yang disajikan untuk program makan siang, mendapat perlakuan khusus oleh Badan Gizi Nasional, tentunya bertujuan supaya makanan yang diberikan memberikan gizi yang baik. Menu makan juga diberikan setiap hari dengan menu yang berbeda-beda guna melengkapi kebutuhan gizi lainnya dan menghilangkan kebosanan terhadap menu yang diberikan.
“Per lima hari, ada menu berbeda-beda dengan harga Rp.10.000,- sesuai ketentuan. Sementara untuk mendistribusikan hari ini ada dua mobil Avanza,” ujar Sutarka kepada detikBali.
