Oktober 16, 2026
images (9)

BaliDalamBerita.com – Menjelang Pemilu Legislatif, penjual mobil bekas mengeluh karena penjualan tidak kunjung meningkat. Hal ini disampaikan oleh salah satu penjual mobil bekas di Denpasar, sebut saja Budi.

Menurut Budi, biasanya pengalaman dirinya menjadi penjual mobil bekas, salah satu momen peningkatan penjualan adalah menjelang Pemilu Legislatif. Namun untuk saat ini masih dirasakan anteng – anteng dan belum ada kenaikan signifikan.

“Saya baru jualan 2 unit, teman teman sesama penjualan mobkas malah ada yang belum closing bulan ini”ujarnya.

Menurutnya, hal ini berbeda dengan saat dilaksanakan Pemilu Legislatif atau Pilkada sebelumnya, banyak sekali penjualan yang diperoleh, terutama untuk jenis mobil SUV, atau mobil yang dimodifikasi sangar. “Biasanya sih yang membeli kebanyakan untuk operasional atau pengerahan masa”ujarnya.

Sepinya pembeli ini cukup memberatkan bagi Budi dan kawan kawannya karena sudah mempersiapkan stock cukup banyak. “Yah, mau bagaimana lagi, semoga bulan depan mulai ada peningkatan, karena stock cukup banyak”ujarnya.

Data statistik menunjukkan penjualan mobil bekas di tahun 2022 sebenarnya menunjukkan angka positif secara nasional dengan kenaikan rata rata 35% dari tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *