Dari kiri ke kanan: I Komang Panduyasa, I Komang Budiana, I Made Abdi Negara, Perwakilan PLN UID Bali, I Wayan Reden, I Gede "Rahdur Pujayadi"
Balidalamberita.com, JEMBRANA – Kabar membanggakan datang bagi dunia sepak bola usia dini di Desa Manistutu. Seluruh pemain SSB Manistutu United dipastikan dapat berangkat mengikuti turnamen nasional di Bandung tanpa dipungut biaya.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Perbekel Desa Manistutu, I Komang Budiana, didampingi Pembina SSB MU, I Made Abdi Negara dan Ketua SSB MU, I Komang Panduyasa saat melepas keberangkatan pemain SSB Manistutu United .
Ditegaskan komang, bahwa seluruh biaya keberangkatan tidak mengeluarkan Dana Desa sepeserpun, tetapi ditanggung melalui semangat gotong royong masyarakat Manistutu, masyarakat Jembrana serta dukungan berbagai donatur.
Dengan begitu, para orang tua pemain tidak perlu mengeluarkan biaya dari kantong sendiri untuk sewa bus, makan selama perjalanan, hotel di Bali World Hotel Bandung, dan seluruh kebutuhan pemain selama bertanding di Turnamen Piala Dunia Anak Indonesia.
Kesempatan mengikuti turnamen di Bandung merupakan hasil seleksi PDAI Region Bali, dimana SSB Manistutu United berhasil meraih Juara 1.
Prestasi tersebut mengantarkan tim sebagai wakil daerah untuk berlaga di tingkat nasional, sekaligus menjadi momentum berharga bagi para pemain usia dini dalam mengembangkan kemampuan sepak bola mereka.
Sesuai jadwal, rombongan SSB Manistutu United akan bertolak menuju Bandung pada 29 Juni 2026, sementara pertandingan akan berlangsung mulai 1 hingga 4 Juli 2026.
Perbekel Desa Manistutu, I Komang Budiana, menyampaikan bahwa sejak awal semua tokoh bersama masyarakat Manistutu telah berkomitmen agar kesempatan emas tersebut tidak terhambat karena persoalan biaya.
Oleh karena itu, seluruh pembiayaan keberangkatan dihimpun melalui partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak.
"Kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, donatue, orang tua siswa dan sekaligus mohon doa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Adapun para donatur yang turut memberikan dukungan antara lain PLN UID Bali, PLN Energi Gas, PLN Pelayanan Energi Batam, Bumi Kraton Nusapersada, PT. Stal Teknikal, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, PT. Anugrah Laut Biru Perkasa, ALKE (Sameton Alit Kelakan), KONI Jembrana, PSSI Bali, Desa Adat Sanur, Desa Adat Ekasari, Bank BPD Bali, Gojek, GoPay, Umah Manis, Jasamarga, serta sejumlah donatur lain.
Menurut I Komang Budiana, kesempatan berlaga di tingkat nasional merupakan impian besar bagi anak-anak yang tergabung dalam SSB Manistutu United.
Dirinya berharap momentum tersebut dapat menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter dan mental anak.
"Turnamen di Tingkat Nasional adalah impian banyak pemain sepak bola usia dini termasuk anak anak kami di Manistutu. Kami berharap anak-anak SSB Manistutu United dapat memperoleh pengalaman bertanding di level nasional," ungkapnya.
Menjelang keberangkatan tim, I Komang Budiana juga memberikan pesan khusus kepada jajaran pengurus, pelatih, dan ofisial SSB Manistutu United agar selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh pemain selama mengikuti turnamen.
"Saya berpesan kepada seluruh pengurus, pelatih, dan offisial agar selalu menjaga kesehatan anak-anak, memperhatikan kebutuhan mereka selama perjalanan maupun pertandingan, sehingga seluruh pemain dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Desa Manistutu, nama Kabupaten Jembrana bahkan nama Propinsi Bali di tingkat nasional," pesannya.
