potret salah satu Desa Terpopuler di Bali (Sumber foto: X @kereeuy)
Balidalamberita.com, DENPASAR – Sedang mencari destinasi wisata budaya yang autentik di Bali? Kami merangkum empat desa wisata terpopuler yang kerap menjadi favorit wisatawan mancanegara karena kekayaan tradisi dan keaslian budaya Bali.
Keempat desa ini menawarkan pengalaman tak terlupakan melalui adat istiadat, arsitektur khas, hingga kerajinan tangan lokal yang masih lestari.
1. Desa Penglipuran
Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli terkenal karena tata ruang desanya yang ikonik. Desa ini menyuguhkan pemandangan rumah tradisional berderet rapi lengkap dengan angkul-angkul (gerbang masuk), dapur tradisional, serta bale saka 6 yang beratapkan bambu.
Wisatawan dapat menikmati suasana tenang dan bersih khas desa ini sembari menyusuri jalanan batunya. Lokasinya berada di Jalan Penglipuran, Kubu, Kecamatan Bangli, Bali.
2. Desa Tenganan
Desa Tenganan di Kecamatan Manggis, Karangasem, mempertahankan adat dan rumah tradisional yang diwariskan sejak abad ke-11. Sistem awig-awig atau hukum adat yang kuat masih berlaku hingga kini.
Pengunjung bisa menyaksikan deretan rumah adat yang khas dan mengunjungi toko-toko oleh-oleh yang menjual kain geringsing—kain tenun langka yang hanya diproduksi di Tenganan. Kain ini dibuat secara manual dengan pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan, menjadikannya salah satu kerajinan paling bernilai di Bali.
3. Desa Tigawasa
Terletak di ketinggian 500–700 meter di atas permukaan laut, Desa Tigawasa di Kabupaten Buleleng menyuguhkan panorama alam yang menakjubkan. Wisatawan dapat menikmati hamparan perkebunan dan sawah yang hijau, serta merasakan suasana pedesaan yang sejuk dan alami. Kawasan Kubu Alam menjadi salah satu spot favorit untuk menikmati lanskap desa dari ketinggian.
4. Desa Jatiluwih
Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan menjadi salah satu destinasi unggulan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan Indonesia. Pada tahun 2012, UNESCO menetapkan Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia karena sistem subaknya yang unik dan pemandangan sawah terasering yang luar biasa.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI pun mengapresiasi desa ini sebagai representasi pengembangan desa wisata kelas dunia.
