Oktober 15, 2026
Ilustrasi. Gubernur Bali, Wayan Koster menanggapi banjir yang terjadi di Bali saat ini (Sumber foto: pdiperjuanganbali.id)

Balidalamberita.com, BADUNG – Banjir besar yang melanda Bali seperti yang terjadi di Badung, Denpasar, Gianyar, dan Jembrana mendapatkan perhatian serius dari masyarakat.

Pasalnya banjir Bali tersebut mengakibatkan banyak bangunan rusak dan menimbulkan korban jiwa.

Gubernur Bali Wayan Koster selanjutnya melaporkan data terkini soal korban dan situasi hari keempat bencana banjir tersebut.

“Kondisi terakhir ini yang meninggal 17 orang, 11 orang di Denpasar, 1 orang di Badung, 2 orang di Jembrana, dan 3 orang di Gianyar. 5 orang yang belum ditemukan itu 2 orang di Denpasar dan 3 orang di Badung, sedang terus dilakukan pencarian oleh tim hingga ketemu,” ucap Koster setelah rapat koordinasi bersama dengan Menteri LH di Denpasar, Sabtu, 13 September 2025 malam.

Banjir yang sebelumnya merendam lantai bawah Pasar Badung dengan waktu yang cukup lama, pada hari keempat sudah berangsur membaik sehingga hari kelima mulai dilakukan pembersihan untuk sisa-sisa sampah yang terbawa dari aliran air sungai.

Sehingga menurutnya, Pasar Badung dan Pasar Kumbasari yang diisi oleh lebih dari 400 pedagang itu dalam waktu dekat bisa kembali beroperasi normal.

“Pada beberapa hari ke depan pedagang sudah dapat mulai aktif lagi berjualan,” terang Gubernur Bali tersebut.

Bali Sudah Aman dan Kondusif

Selain itu, Pemprov Bali dengan ini menegaskan jika situasi Bali telah aman untuk wisatawan dan kondusif.

Sebelumnya pun ia juga sempat melihat banjir di Bali yang tidak memberikan pengaruh besar pada sektor pariwisata sehingga kunjungan turis asing menurun.

Saat ini setelah banjir mereda, menurutnya sudah tidak ada lagi wisatawan mancanegara yang melakukan pembatalan rencana kedatangan sehingga sudah tidak ada lagi yang harus dikhawatirkan.

“Tidak ada permasalahan dengan akses ke Bandara Ngurah Rai, pariwisatanya juga normal, saya mengecek per hari sejak terjadi banjir, tidak ada perubahan angka yang berkunjung ke Bali, wisatawan asing di kisaran 21-22 ribu per hari,” terangnya.

Untuk ganti rugi pedagang pasar skemanya berbagi antara APBD Bali dengan Kota Denpasar dan mengenai rumah rusak dari ringan sampai berat oleh BNPB, sehingga diupayakan bisa segera diselesaikan.

Atas bencana banjir besar tersebut, Pemprov Bali mulai mendata kerugian dari masyarakat dan melakukan pembagian tanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *