Oktober 15, 2026
Aktivitas pedagang bahan makanan di Pasar Cokroaminoto di Kota Denpasar. balidalamberita.

Aktivitas pedagang bahan makanan di Pasar Cokroaminoto di Kota Denpasar. balidalamberita.

Balidalamberita.com, DENPASAR—Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Denpasar diminta mengantisipasi belum stabilnya cuaca ekstrem sehingga berdampak terhadap ketersediaan bahan makanan.

Hal tersebut disampaikan perwakilan BPS saat rapat dengan Pemkot Denpasar dan Bank Indonesia Provinsi Bali  dalam sinergi pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nyepi dan Ramadhan serta Idul Fitri melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar yang diselenggarakan pada 10 Maret 2026 di Kantor Walikota Denpasar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar memaparkan perkembangan inflasi terkini beserta komoditas yang menjadi penyumbang inflasi maupun deflasi.

Pantauan Balidalamberita, hingga saat ini harga komoditas pangan di Kota Denpasar masih belum stabil. Salah satu contohnya harga cabe kecil mencapai Rp100.000 per kg. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Ronald D. Parluhutan menyampaikan tantangan yang dihadapi, antara lain dinamika global seperti konflik di kawasan Timur Tengahberpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia. Lebih lanjut, disampaikan pula outlook inflasi serta strategi pengendalian inflasi yang perlu ditempuh, baik dalam jangka pendek menjelang Nyepi dan Idul Fitri berupa pelaksanaan Operasi Pasar Murah, akselerasi Kerja Sama Antar dan Intra Daerah, serta optimalisasi komunikasi publik maupun dalam jangka panjang melalui penguatan ketahanan pasokan dan koordinasi kebijakan.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sehingga inflasi di Kota Denpasar dan Provinsi Bali tetap berada dalam kisaran sasaran sebesar 2,5±1% pada tahun 2026. Selain itu, Bank Indonesia juga menyampaikan berbagai dukungan dan bentuk fasilitasi terhadap pengembangan ekonomi di Kota Denpasar,” jelasnya dikutip dari siaran pers, Kamis, 12 Maret 2026.

Perum Bulog menyampaikan informasi mengenai ketersediaan cadangan pangan pemerintah di Bali, proses serta realisasi pengadaan pangan, serta capaian penyaluran bantuan pangan sepanjang tahun 2025. Bulog juga menyampaikan bahwa stok beras memadai, termasuk untuk kebutuhan HBKN Nyepi, Ramadan, dan Idulfitri. Bulog juga menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan operasi pasar dan gerakan pangan murah bersama perangkat daerah anggota TPID guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok.

Walikota Denpasar menyampaikan apresiasi kepada TPID Kota Denpasar serta Bank Indonesia Provinsi Bali atas sinergi, dukungan, dan pendampingan dalam pelaksanaan berbagai program pengendalian inflasi di Kota Denpasar. Beliau menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi selama ini telah dilaksanakan secara konsisten melalui koordinasi lintas instansi serta implementasi berbagai program strategis daerah. Walikota juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap mencermati dinamika global, khususnya perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM), yang selanjutnya dapat berdampak pada biaya transportasi, subsidi pemerintah, serta mendorong kenaikan harga berbagai komoditas lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *