Oktober 15, 2026
WhatsApp Image 2026-07-16 at 11.24.06

Balidalamberita.com, DENPASAR—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menginisiasi KKN Literasi dan Inklusi Keuangan di empat universitas, yakni Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Universitas Warmadewa, dan Universitas Dhyana Pura.

Sinergi dengan civitas academica ini merupakan salah satu strategi OJK Provinsi Bali dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi di Bali sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

“OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama bergotong royong “Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka. Paras Paros Sarpanaya,” kata Kepala OJK Bali Parjiman, dalam siaran tertulis.

Pembekalan di Kantor OJK Provinsi Bali diikuti oleh civitas akademik dari Universitas Udayana, Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura, sedangkan pembekalan untuk peserta KKN dari Universitas Pendidikan Ganesha dilakukan di Fakultas Kedokteran universitas dimaksud.

KKN LIK 2026 akan dilaksanakan pada periode Juli s.d. Agustus di 9 Kabupaten/Kota (8 Kabupaten di Provinsi Bali, dan Kota Denpasar). KKN dimaksud juga akan diikuti oleh 687 mahasiswa yang akan disebar di 50 desa di 9 kabupaten kota di seluruh Bali

Sebelum terjun ke desa KKN LIK 2026, OJK Provinsi Bali memberikan pembekalan khusus kepada seluruh peserta mahasiswa peserta KKN LIK. Materi yang diberikan antara lain tentang OJK, pelindungan konsumen, waspada kejahatan di sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan, dan berbagai tema lainnya.

Pembekalan khusus telah dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2026 untuk Universitas Udayana, 8 Juli 2026 untuk Universitas Pendidikan Ganesha, dan 9 Juli 2026 untuk Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura.

KKN LIK 2026 merupakan keempat kalinya dilaksanakan oleh OJK berkolaborasi dengan berbagai universitas. Dari tahun 2023 sampai tahun 2025, KKN LIK telah dilaksanakan di 100 desa di seluruh Bali dan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa. Sebagai apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKN LIK 2026, seluruh peserta diberikan pertanggungan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJSTK dan top up dana investasi di pasar modal dari Bursa Efek Indonesia bagi civitas akademik yang sudah memiliki RDN.

OJK berharap kepada perangkat desa dan seluruh masyarakat di desa KKN LIK 2026 dapat berpartisipasi dan membantu mahasiswa peserta KKN LIK dalam menjalan program-program edukasi yang akan dilaksanakan seperti Edukasi Ngiring ke Banjar, Edukasi Keluarga Cerdas Keuangan, Edukasi Sekolah, Edukasi Pemuda Desa, survey potensi desa serta survey literasi dan inklusi keuangan di desa KKN.

Program KKN-LIK menjadi salah satu program prioritas OJK Provinsi Bali dan akan dilaksanakan secara berkesinambungan. Ke depan, OJK Provinsi Bali berkomitmen akan terus meningkatkan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan civitas academica di Provinsi Bali, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) serta pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sehingga mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *