Oktober 16, 2026
Ilustrasi. Tradisi Ninjau Haji yang berlangsung di Bali. (Sumber foto: Unsplash/Windi Setyawan)

Balidalamberita.com, JEMBRANA – Tradisi Ninjau Haji adalah tradisi adat Bali yang diadakan oleh umat Islam di Kabupaten Jembrana usai melepaskan keberangkatan dari para calon jemaah haji di pulau dewata.

Tradisi tersebut merupakan ajang mempererat tali silaturahmi diantara sanak keluarga dan supaya bisa saling mengenal satu sama lain pada keluarga calon jemaah haji.

Selain itu, keluarga dapat merasakan adanya kehangatan yang tercipta dan kebersamaan yang terjalin, walaupun salah satu anggota keluarga tengah melakukan ibadah haji yang berlangsung di tanah suci Mekah.

Tujuan dari Ninjau Haji

Tradisi khas kabupaten ujung barat pulau Bali tersebut secara turun-temurun dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan kesedihan dari para keluarga yang ditinggalkan oleh anggota keluarga yang memutuskan berangkat haji.

Ninjau Haji sudah dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari budaya lokal setempat dengan cara berkunjung ke destinasi wisata bersama keluarga.

Lokasi Tujuan Tradisi Ninjau Haji

Salah satu destinasi wisata yang kerap menjadi tujuan pada tradisi tersebut adalah Teluk Gilimanuk.

Keberadaannya yang berdekatan langsung dengan Pelabuhan Gilimanuk membuatnya dianggap sebagai pilihan yang sesuai dalam suasana liburan bersama dengan keluarga.

Teluk Gilimanuk menyuguhkan panorama dan keindahan alam pantai yang menakjubkan, ditambah dengan adanya dermaga kayu dan deretan jukung.

Tradisi ini biasanya dijalankan selama satu hari penuh, pada acara ini juga akan kedatangan sanak keluarga yang sedang merantau dari wilayah lain atau bahkan jarang pulang.

Melalui Tradisi Ninjau Haji bisa menjadi momen yang dimanfaatkan dalam melepas kerinduan bagi keluarga yang ditinggalkan saat haji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *