Oktober 15, 2026
Ilustrasi Kalung Tridatu khas Bali (Sumber foto: denpasarkota.go.id)

Balidalamberita.com, DENPASAR – Kalung Tridatu merupakan kalung yang terbuat dari jalinan tiga benang yang memiliki perpaduan warna seperti: merah, putih, dan hitam.

Kalung ini berasal dari Bali dan oleh umat Hindu Bali menjadi sarana keagamaan.

Warna-warna tersebut dilambangkan sebagai kesucian dan kekuatan yang berasal dari Dewa Brahma (merah), Dewa Wisnu (hitam), dan Dewa Siwa (putih), selain itu sebagai perjalanan hidup manusia dari lahir, hidup, sampai mati.

Makna dan Filosofi

Tiga Warna:

  • Merah: Perwujudan dari Dewa Brahma yang menjadi pencipta.
  • Putih: Dilambangkan dari Dewa Siwa yang merupakan pelebur.
  • Hitam: Perwujudan dari Dewa Wisnu yang menjadi pemelihara.

Tri Kona:
Jalinan benang tridatu dilambangkan sebagai konsep Tri Kona, adalah 3 perjalanan hidup manusia: lahir, hidup, hingga kematian.

Simbol Perlindungan:
Umat Hindu Bali meyakini gelang ataupun kalung tridatu, yang telah melalui proses ritual, mempunyai kekuatan dan bisa memberikan perlindungan terhadap pemakainya dari energi negatif, suatu penyakit, dan bahkan bencana.

Penggunaan

  • Sarana Keagamaan: Kalung tridatu dipakai yang menjadikannya suatu sarana supaya senantiasa mengingat sang Pencipta dalam setiap langkah menjalani kehidupan.
  • Aksesoris: Selain untuk umat Hindu, aksesoris ini sekarang digunakan bagi berbagai kalangan usia serta agama, karena motif dari gelang tersebut yang khas dan mempunyai makna positif.
  • Bukan Jimat: perlu diingat jika gelang/kalung tridatu ini bukan dijadikan sebagai jimat, namun sebagai simbol keagamaan umat Hindu Bali yang disertai dengan nilai filosofis didalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *