Oktober 15, 2026
Karya Ngusaba Penatih

Gubernur Wayan Koster menyerahkan dana punia dan bibit kelapa gading secara simbolis kepada panitia Karya Ngusaba di Penatih.

Balidalamberita.com, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi kekompakan krama Desa Adat Penatih, Denpasar, dalam menyukseskan Karya Ngusaba Desa Saha Pujawali di Pura Penataran Agung Penatih, Denpasar Timur, pada Selasa, Anggara Kliwon Medangsia (13/5).

Gubernur Koster menyampaikan apresiasinya saat memberikan sambrama wacana dalam puncak upacara tersebut. Ia menilai semangat gotong royong dan rasa persatuan yang ditunjukkan oleh masyarakat Penatih menjadi kunci kesuksesan karya sakral yang hanya digelar setiap sepuluh tahun sekali.

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan karya Ngusaba ini. Saya melihat semua warga sangat guyub, penuh semangat, dan bahu-membahu menjalankan karya secara gotong royong,” ujar Gubernur Koster.

Ia menegaskan bahwa karya yang terlaksana dengan kesadaran dan keikhlasan krama desa adat merupakan bukti kuatnya kehidupan adat, tradisi, dan kearifan lokal di Bali.

“Inilah cara kita menjaga dan melestarikan adat istiadat, seni, serta kebudayaan Bali agar tetap menjadi kekuatan utama atau unteng bagi alam, manusia, dan kebudayaan kita,” jelasnya.

Komitmen Melestarikan Warisan Leluhur

Gubernur Koster juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh krama adat Penatih yang terus menjaga dan melestarikan tradisi warisan leluhur. Menurutnya, pelestarian ini sangat penting untuk memastikan Bali tetap eksis, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Kita membutuhkan kehidupan adat seperti ini agar jagat Bali tetap kokoh, berkualitas, dan dihormati di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Koster menambahkan bahwa semangat yang ditunjukkan krama Penatih sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali, untuk mewujudkan kehidupan yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjaga budaya Bali.

Bangga Menjadi Orang Bali

Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengajak masyarakat Bali untuk terus bangga dengan tradisi dan budayanya. Ia menekankan agar masyarakat tidak mudah mengubah atau mentolerir upaya yang dapat merusak tatanan adat Bali.

“Hanya Bali yang memiliki sistem adat dan budaya sekuat ini. Mari kita jaga bersama agar Bali tetap eksis dan disegani,” pesannya.

Ia pun berharap Karya Ngusaba Desa Saha Pujawali ini berjalan dengan lancar dan membawa kebahagiaan baik secara sekala maupun niskala bagi seluruh masyarakat.

Bendesa Adat Penatih Ucapkan Terima Kasih

Bendesa Adat Penatih, I Wayan Ekayana, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Koster yang dinilai mampu menambah semangat krama dalam menjalankan karya.

“Kehadiran Bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi kami. Semoga karya ini menjaga keseimbangan antarwarga dan harmoni dengan alam di Desa Penatih,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Koster yang turut didampingi Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara juga menyerahkan dana punia kepada panitia karya serta bibit kelapa gading secara simbolis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *