Oktober 15, 2026
Wisata Desa Sambangan Bali

Potret Air Terjun Canging, Desa Sambangan, Buleleng (wisata.app).

Balidalamberita.com, BULELENG – Bali tidak pernah kehabisan kejutan. Saat sebagian besar wisatawan berbondong-bondong ke Kuta atau Ubud, ada sebuah tempat di utara pulau yang menyimpan keindahan alami luar biasa namun masih sepi dari sorotan: Desa Sambangan.

Terletak di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Desa Sambangan adalah permata tersembunyi yang menawarkan pengalaman wisata berbeda. Alamnya masih murni, udaranya segar, dan yang paling menarik: desa ini memiliki tujuh air terjun alami yang menawan.

Menyusuri Jalur Petualangan Tujuh Air Terjun

Desa Sambangan dikenal dengan sebutan “Secret Garden” karena lanskapnya yang rimbun dan penuh kejutan. Dari sawah hijau, hutan tropis, hingga sungai dan air terjun semua menyatu dalam satu kawasan.

Tujuh air terjun yang bisa dieksplorasi antara lain:

  • Air Terjun Aling-Aling: yang paling populer, menjulang tinggi dan dikeramatkan. Tidak diperbolehkan untuk lompat di sini.
  • Air Terjun Kroya: cocok untuk melompat dari ketinggian 5 meter dan meluncur di perosotan batu alami.
  • Air Terjun Kembar dan Air Terjun Pucuk: keduanya berdampingan dan menjadi spot favorit untuk berenang dan berfoto.
  • Air Terjun Cemara, Canging, dan Dedari: masih jarang dikunjungi, menawarkan ketenangan dan suara alam yang menenangkan.

Aktivitas Alam yang Seru dan Berkesan

Bagi pencinta petualangan dan alam terbuka, Sambangan adalah surga. Tidak hanya bisa menikmati air terjun, pengunjung juga dapat:

  • Trekking melintasi sawah dan hutan
  • Bermain air di kolam alami
  • Melompat dari tebing ke air jernih
  • Belajar mengenal tanaman obat tradisional
  • Berinteraksi dengan warga desa yang ramah

Penduduk lokal bahkan membuka program eco-tourism berbasis komunitas, yang memperkenalkan gaya hidup berkelanjutan sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Akses dan Waktu Kunjungan Terbaik

Desa Sambangan bisa dicapai sekitar 15 menit dari Kota Singaraja atau 2,5 jam dari Denpasar. Sebaiknya datang pagi hari agar bisa menikmati semua spot air terjun. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking dan siapkan stamina, karena beberapa jalurnya cukup menantang namun sangat memuaskan.

Mengapa Harus ke Sambangan?

Jika kamu ingin merasakan Bali yang masih alami, tenang, dan belum tersentuh industri pariwisata massal, maka Desa Sambangan adalah jawabannya. Di sini, kamu bisa benar-benar menyatu dengan alam mendengarkan gemericik air, menyusuri jalan setapak di hutan, dan kembali pulang dengan hati yang lebih ringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *