Ilustrasi Pemandangan indah dari Desa Adat Munduk Pakel (Sumber foto: Pixabay/VHKy)
Balidalamberita.com, TABANAN – Desa Adat Munduk Pakel terletak di Desa Dinas Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali. Berada di kaki Gunung Batukaru, desa ini menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan dengan udara pegunungan yang sejuk.
Wisatawan dapat mencapai desa ini dengan menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari Kota Denpasar menggunakan kendaraan bermotor. Keindahan alam serta kekayaan budaya yang masih terjaga menjadikan Desa Munduk Pakel sebagai destinasi wisata yang patut dikunjungi.
Arti Nama Munduk Pakel
Nama “Munduk Pakel” berasal dari banyaknya pohon pakel yang tumbuh di pinggiran desa. Para leluhur desa menamai wilayah ini sebagai bentuk penghormatan terhadap alam yang melimpah di sekitarnya. Hingga kini, nama tersebut menjadi simbol identitas desa yang terkenal akan kelestarian alam dan tradisinya.
Sektor Pertanian dan Subak
Desa Adat Munduk Pakel tak hanya terkenal dengan sistem subaknya, tetapi juga dikenal sebagai daerah penghasil cengkeh dan kelapa. Hamparan kebun cengkeh serta deretan pohon kelapa tinggi menjadi panorama khas yang mempercantik lanskap desa.
Berikut dua subak terkenal yang menjadi daya tarik wisatawan:
1. Subak Taman
Subak Taman menjadi tempat favorit kawula muda untuk bersantai sambil menikmati lanskap sawah hijau yang asri. Banyak warga maupun wisatawan duduk di pinggir jalan sambil menyeruput kopi sembari menikmati suasana alam.
2. Subak Timbul 2
Subak Timbul 2 terletak di atas bukit dengan panorama menghadap langsung ke Gunung Batukaru. Lokasi ini sangat diminati para wisatawan yang gemar bersepeda dan menyukai petualangan alam.
Keberadaan Pura Kahyangan Tiga
Sisi spiritual Desa Adat Munduk Pakel tercermin dalam keberadaan Pura Kahyangan Tiga: Pura Puseh, Pura Desa, dan Pura Dalem. Ketiganya berfungsi menjaga keseimbangan alam dan kehidupan masyarakat.
– Pura Puseh
Pura Puseh didedikasikan kepada Dewa Wisnu sebagai pemelihara alam semesta. Di Desa Munduk Pakel, pura ini berada di area belakang kompleks utama dan bergabung dalam satu area dengan Pura Desa. Pembagian wilayah yang jelas antara kedua pura mencerminkan kearifan lokal masyarakat desa.
– Pura Desa
Pura Desa berfungsi sebagai tempat pemujaan kepada Dewa Brahma, sang pencipta. Terletak di bagian depan kompleks, pura ini menjadi pusat berbagai kegiatan adat dan sosial desa.
– Pura Dalem
Pura Dalem berdiri terpisah dari kompleks utama dan menjadi tempat pemujaan Dewa Siwa sebagai pelebur alam. Pura ini digunakan untuk upacara yang berkaitan dengan akhir siklus kehidupan.
Desa yang Mulai Dilirik Investor
Dalam beberapa tahun terakhir, investor mulai melirik potensi wisata dan ketenangan Desa Munduk Pakel. Sejumlah vila dan penginapan telah dibangun, menjadikan desa ini sebagai destinasi baru yang memadukan pesona alam, tradisi spiritual, dan kenyamanan modern.
