Oktober 16, 2026
Ketua MKKS SMP Gianyar, Dewa Nyoman Bawa

GIANYAR – Beberapa anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP di Gianyar Geram dengan kepemimpinan Ketua MKKS Gianyar, Dewa Nyoman Bawa, karena keluhan-keluhannya selalu diabaikan.
“Setiap ada keluhan dari kami, tidak pernah ditanggapi, selalu diabaikan,” ujar salah seorang anggota MKKS yang tak mau menyebutkan namanya.

Bukan itu saja, beberapa anggota MKKS juga mengeluhkan selalu dimintai dana setiap ada kegiatan. Semestinya MKKS mempunyai dana, karena ada dana dari rekanan.

“Tidak setiap ada kegiatan harus minta dana keanggota MKKS. Karena MKKS punya dana dari rekanan. Bahkan hampir setiap kegiatan rekanan tersebut selalu memberi dana. Kegiatan studi banding keluar daerah aja kita dita dibantu rekanan,” tegasnya.

Anehnya lagi, setiap mengumpulkan dana dari MKKS selalu membawa nama Dinas Pendidikan.
“Setiap meminta mengumpulkan dana selalu alasannya untuk Dinas Pendidikan,” ungkapnya.
Ketua MKKS SMP, Dewa Nyoman Bawa, Rabu (11/12) mengatakan, semua keluhan atau usulan dari anggota MKKS sudah diakomodir.

“Setiap rapat usulan atau keluhan mereka sudah kita jawab tuntas. Bahkan kita berikan ruang atau kesempatan kalau ada usulan lagi,” tegas Dewa Bawa yang menjabat Ketua MKKS Periode tahun 2022-2025 ini.

Terkait dengan pengumpulan dana, ia mengaku tidak pernah meminta dana dari anggota MKKS.
“Kita tidak pernah minta mengumpulkan dana,” ungkapnya.

Kata Dewa Bawa, Ketua MKKS itu hanya mengakomodir atau meneruskan instruksi dari Dinas Pendidikan.
“Kita hanya meneruskan intruksuksi dari Dinas Pendidikan saja. Gak ada sampai pengumpulan dana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *