Oktober 15, 2026
Desa Pedawa Buleleng di Bali (Foto: disbud.bulelengkab.go.id edited by Adi Nata)

Balidalamberita.com, BULELENG – Desa Pedawa Buleleng merupakan salah satu Desa Bali Aga yang mempunyai kebudayaan Bali dan peradaban tersendiri.

Budaya dan tradisi Bali yang diwariskan secara turun temurun merupakan salah satu hal yang semakin menarik serta keunikan bagi para wisatawan.

Hal ini terjadi bukan hanya karena adanya tempat wisata yang indah namun juga bervariatif budaya dan tradisi yang unik hingga saat ini warga Bali Aga masih ada dan kerap berkembang.

Lantas apa saja fakta menarik dari Desa Pedawa Buleleng? Simak penjelasan lengkapnya.

Adanya Bandung Rangke

Desa pedawa Buleleng memiliki hubungan erat dengan prasasti sanding yang memiliki kerangka tahun saka 1150 atau 1072 Masehi.

Daerah ini sudah dihuni oleh manusia pada zaman mesolitikum zaman batu besar terbukti dari penemuan-penemuan sarkofagus misalnya bantang cempaga.

Misalnya pada Desa tua lainnya di Bali Desa pedawa yang mempunyai keunikan meliputi keberadaan rumah tradisional yang berada di desa pedawa.

Bandung rangke masih dilestarikan oleh masyarakat rumah tradisional yang juga masih lengkap mempunyai lumbung dalam halaman rumahnya.

Upacara Saba Malunin

Selain rumah tradisional tersebut, Desa Pedawa juga mempunyai keunikan lainnya, misalnya: upacara saba malunin.

Upacara Sabha Malunin merupakan suatu upacara persembahan bagi para Dewa, terutama bagi Dewa Utama atau Dewa Kaki Dewaci.

Upacara saba malunin biasanya dilakukan dengan waktu kurang lebih 5 tahun sekali oleh masyarakat setempat.

Saba Malunin terdiri atas kata Ba yang meliputi Banten dan Lung, adalah lungguh menjadi Banten Balung yang merupakan Banten krama yang masih terdaftar atau duduk pada 1 tata lungguh.

Sumber artikel: disbud.bulelengkab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *