Oktober 15, 2026
Keunikan Tari Kecak Bali

Tari Kecak yang berasal dari pulau dewata Bali (Sumber foto: Pixabay/Steffen Zimmermann)

Balidalamberita.com, BADUNG – Tidak perlu diragukan lagi, tari kecak adalah tari yang paling terkenal di kalangan wisatawan Bali.

Tarian tersebut dikenal sangatlah atraktif walaupun banyak gerakan yang dianggap monoton.

Dirangkum berdasarkan buku Keanekaragaman Seni Tari Nusantara yang merupakan karya Resi Septiana Dewi dan buku Unsur Tari dan Simbolnya.

Berikut ini 5 keunikan yang ada pada tari kecak yang membedakannya dengan tari Bali lainnya:

  1. Kostum dan Properti

Kostum dari para penari pengiring sangat sederhana, hanya menggunakan kain poleng ataupun kain hitam putih yang dipakai untuk dijadikan sebagai bawahan dan tanpa mengenakan baju.

Mereka juga menggunakan setangkai bunga yang ia letakan di telinga.

Sementara para penari merupakan tokoh, mereka memakai kostum disesuaikan dengan ttokohnya meliputi Rahwana mengenakan topeng raksasa ataupun Hanuman mengenakan kostum kera.

Ada berbagai properti yang dipakai pada tari kecak, meliputi: bara api, bunga kamboja, gelang kerincing, selendang hitam putih, serta tempat sesajen sehingga terlihat sakral dan mistis.

  1. Drama yang Dimainkan

Setiap tari mempunyai cerita yang dimainkan. Tari kecak berkisah cerita Ramayana.

Kisahnya terkait Rama dan Hanuman yang berupaya membebaskan Dewi Sinta yang berada di tangan Rahwana.

Cerita tersebut juga dimainkan pada Sendratari Ramayana yang berlangsung di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

  1. Jumlah Penari

Tari kecak dimainkan oleh 50 orang penari. Kebanyakan penari adalah pengiring cerita dan bersuara ‘cak’ yang mengiringi musik. Mereka duduk melingkar serta memberikan kondisi pada alur cerita.

Sedangkan berbagai penari bertindak menjadi tokoh pada cerita, misalnya: Rama, Sinta, Rahwana, dan Hanuman.

Mereka melakukan tarian dan mempunyai peranan disesuaikan alur cerita yang berada di tengah-tengah lingkaran.

Jumlah penari tersebut tidak dibatasi. Bahkan pada 1979, tari kecak sempat dimainkan oleh 500 penari.

Pemerintah Kabupaten Tabanan memecahkan rekor pada 2006 dengan mengadakan tari kecak kolosal berjumlah 5 ribu penari.

  1. Gerakan

Gerakan tari kecak dianggap tidak serumit tari tradisional lainnya. Gerakannya juga tidak banyak variasi karena kebanyakan lengan digerakan ke atas kepala telapak tangan digoyangkan.

Gerakannya bebas tidak adanya pakem-pakem seperti jenis tari lainnya. Gerakan tari kecak lebih mengutamakan alur cerita dan perpaduan sambil melantunkan suara ‘cak’

  1. Tanpa Iringan Musik

Tari kecak memiliki perbedaan dibandingkan tari lainnya yang memakai iringan musik. Tari kecak tidak diiringi musik dari gamelan atau alat musik tradisional lainnya, namun hanya diiringi suara para penarinya.

Para penari melantunkan suara ‘cak’ yang berulang dan sebagian melantunkan nada-nada tertentu sehingga terdengar seperti musik akapela. Ada yang bertindak sebagai seorang dalang yang bertugas membawakan alur cerita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *