Oktober 15, 2026
Suku di Bali

Keberagaman suku yang ada di Bali (Sumber foto: Pixabay/Gijsvanbilsen)

Balidalamberita.com, BULELENG – Bukan hanya pariwisata saja yang unggul, Bali juga terkenal dengan keragaman kebudayaan Bali yang memukau hingga saat ini.

Masih banyak warga masyarakat yang melestarikan tradisi dan tetap berpegang teguh pada adat istiadat di Bali.

Maksud dari Kebudayaan ini seperti pada laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang meliputi adat istiadat, bahasa, kesenian, manuskrip, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, permainan rakyat, ritus, teknologi tradisional, dan tradisi lisan.

Pulau Bali yang cukup kecil ini juga terdiri atas sejumlah suku, yang meliputi Bali Aga, Bali Majapahit, Loloan, dan Nyama Selam.

Selain itu ada banyak keberadaan suku pendatang yang tinggal di Bali dan kebanyakan berasal dari wilayah lainnya, seperti: Jawa, Madura, Melayu, Sasak, dan Tionghoa.

Lantas apa saja suku yang berada di Bali? Simak penjelasan di bawah ini.

  1. Suku Bali Aga

Dilansir dari disbud.bulelengkab.go.id, Suku Bali Aga merupakan salah satu penduduk asli yang ada di Bali.

Penduduk Suku Bali Aga menetap di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Ada juga yang menetap di Desa Tenganan di Kabupaten Karangasem.

Suku ini biasanya menetap di daerah terpencil yang lokasinya jauh dari teknologi. Mereka masih menetapkan aturan adat yang ketat.

  1. Suku Loloan

Sejak abad ke-17, Suku Loloan diperkirakan asalnya dari orang Melayu yang tinggal di Bali. Mereka menetap di daerah Loloan Barat dan Loloan Timur, Kabupaten Jembrana, Bali.

Suku Loloan ada di tempat ini berawal dari 4 ulama dari Dawan Sirajuddin yang berasal dari Sarawak, Kekaisaran Brunei Syeikh Basir dari Yaman, Kesultanan Utsmaniyah Mohammad Yasin dari Makassar, dan Syihabudin dari Makassar.

Keempat ulama tersebut datang sambil membawa misi dalam penyebaran ajaran agama Islam di Jembrana. Raja Jembrana I Gusti Arya Pancoran memberikan izin kepada mereka dalam melancarkan misi dan berkembanglah suku tersebut hingga sekarang ini.

  1. Suku Bali Majapahit

Suku Bali Majapahit adalah masyarakat keturunan Kerajaan Majapahit yang berasal dari Pulau Jawa.

Dulunya Bali adalah negara yang berlokasi di bawah Majapahit, sehingga suku tersebut banyak berpengaruh pada kebudayaan Bali. Kebanyakan dari masyarakat suku ini tinggal menetap di dataran rendah di Bali.

  1. Suku Nyama Selam

Bali juga mempunyai komunitas Muslim, salah satunya adalah dari Suku Nyama Selam. Melansir dari laman p2k.stekom.ac.id, masyarakat suku ini adalah penganut agama Islam, tetapi masyarakat suku ini juga melakukan sejumlah tradisi Bali pada kehidupan sehari-harinya.

Secara bahasa, nyama berarti saudara, selam artinya Islam. Banyak masyarakat dari Suku tersebut yang memilih menetap di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sumber artikel: disbud.bulelengkab.go.id dan p2k.stekom.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *