potret Desa Pecatu (sumber foto: Instagram @desapecatu)
Balidalamberita.com, BADUNG – Desa Pecatu adalah salah desa atau kelurahan di kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Ketika ke Bali, sangat disayangkan jika tidak berkunjung ke daerah yang satu ini.
Desa Adat Pecatu dikenal mempunyai 3 (tiga) banjar adat yang terdiri atas: Banjar Adat Tengah, Banjar Adat Kauh, dan Banjar Adat Kangin.
Jika melihat dari posisi ketinggiannya, desa tersebut berada di ketinggian 175 meter di atas permukaan laut.
Sementara jarak tempuh dari Desa Pecatu menuju Kecamatan Kuta Selatan yaitu berjarak 13 km yang busa ditempuh dalam waktu yaitu: 30 menit.
Sedangkan terkait jarak tempuh ke kabupaten Badung yaitu kisaran 32 Km, yang bisa ditempuh dalam waktu yaitu: kisaran 1,5 jam.
Luas tanah dari Desa tersebut pada kisaran 2.641 Hektar yang memiliki ketinggian yaitu: 150 meter dari permukaan laut dan termasuk ke dalam kategori dataran tinggi.
Daerah ini memiliki curah hujan pada kisaran 1000 hingga 2000 mm per tahun serta memiliki suhu udara yaitu 24 hingga 32 derajat Celcius.
Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki sebuah desa biasanya berdasarkan letak geografis dari desa tersebut. Desa ini sekarang merupakan salah satu desa adat kaya di Bali karena keberadaan titik untuk surfing yakni Bukit Uluwatu. Berkat keberadaan titik surfing ini, desa ini menjadi desa makmur di Bali.
Desa Pecatu dikenal merupakan Kawasan Perbukitan, sehingga SDA yang ada di daerah ini berupa tanah yang kering.
Sementara untuk sebagian daerah di Desa Pecatu berada di area pesisir sehingga memiliki potensi dijadikan kawasan wisata.
Itulah penjelasan singkat tentang Desa Pecatu, kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, semoga informasi ini bermanfaat.(*)
