
Balidalamberita.com, TABANAN – Provinsi Bali dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dunia yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Namun, di balik gemerlap pariwisatanya, Bali juga memiliki sejumlah kabupaten yang justru tergolong sepi penduduk.
Secara administratif, Bali memiliki luas wilayah sekitar 5.780,06 kilometer persegi yang terbagi menjadi 8 Kabupaten dan 1 kota.
Dari keseluruhan wilayah tersebut, terdapat empat kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit di Pulau Dewata. Berikut daftarnya:
- Kabupaten Klungkung
Kabupaten Klungkung tercatat sebagai daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Bali. Berdasarkan data tahun 2024, populasi Klungkung hanya mencapai 223.720 jiwa.
Meski penduduknya tergolong sedikit, Klungkung memiliki potensi pariwisata besar, terutama di kawasan kepulauan seperti Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan, yang dikenal memiliki panorama laut menakjubkan.
- Kabupaten Bangli
Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Bangli, dengan jumlah penduduk sekitar 259.390 jiwa pada 2024. Bangli menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang tidak memiliki garis pantai.
Meski demikian, daerah ini terkenal dengan keindahan alam pegunungannya, termasuk kawasan Kintamani dan Danau Batur yang menjadi ikon wisata alam Bali bagian tengah.
- Kabupaten Jembrana
Berada di peringkat ketiga, Kabupaten Jembrana tercatat memiliki jumlah penduduk sekitar 317.064 jiwa berdasarkan data tahun 2020.
Wilayah yang berada di ujung barat Pulau Bali ini dikenal dengan suasana pedesaan yang masih asri.
Selain itu, Jembrana juga memiliki budaya khas seperti Makepung, tradisi balapan kerbau yang menjadi atraksi budaya unik bagi wisatawan.
- Kabupaten Tabanan
Sementara itu, Kabupaten Tabanan menempati posisi keempat dengan jumlah penduduk sekitar 475.470 jiwa pada tahun 2023.
Tabanan dikenal memiliki banyak kawasan hijau dan lahan pertanian luas. Beberapa destinasi wisata populer seperti Tanah Lot dan Jatiluwih yang telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO berada di wilayah ini.
Meskipun dikenal dengan kawasan wisata yang ramai, empat kabupaten tersebut menunjukkan sisi lain dari Bali: wilayah-wilayah yang tenang, asri, dan masih mempertahankan kehidupan masyarakat yang selaras dengan alam.
