Oktober 15, 2026
Ilustrasi. Tradisi sistem Ulu Apad di Bali. (Foto: istimewa)

Balidalamberita.com, GIANYAR – Pulau Bali mempunyai julukan sebagai Pulau Seribu Pura karena memiliki keanekaragaman adat istiadat dan keberagaman kebudayaan.
Keberadaan pura dan keanekaragaman upacara adat di Bali tidak terlepas dari pemimpin upacara adat Bali atau Pemangku dan Pedanda.
Tetapi tidak semua wilayah di Bali ada seorang Pemangku dan Pedanda yang bertugas sebagai pemimpin jalannya suatu upacara adat.
Menelusuri ke wilayah Utara Kabupaten Gianyar, seperti Payangan di Banjar Margatengah, Desa Kerta, di mana di sana tidak ada Pemangku dan Pedanda.

Sistem Ulu Apad

Tradisi warisan Bali Mula (Bali Aga/Bali asli) di Banjar Margatengah tersebut yaitu tradisi Sistem Ulu Apad yang tetap dilestarikan hingga saat ini oleh masyarakat Margatengah.
Sistem Ulu Apad yang berlangsung di daerah tersebut adalah pembagian tugas adat yang terdiri dari 6 tingkatan dalam 2 sisi, misalnya: sisi kanan dan sisi kiri atau Kebot Tengawan.
Sistem tersebut biasanya dipimpin oleh Jero Kubayan dimana ada sekitar 57 kepala keluarga di Margatengah yang terdiri dari sistem tersebut.
Ada hal menarik mengenai Sistem Ulu Apad tersebut yaitu sistem pergantian jabatan yang ditentukan jika salah satu pewaris ke-6 Ulu Apad ini menikah,
Jika putra Jero Kubayan melangsungkan pernikahan maka otomatis Jero Kebawu akan mengalami kenaikan tingat sebagai Jero Kubayan, sementara putra dari Jero Kubayan sebelumnya memiliki posisi yang terbawah, begitu juga dengan putra-putra dari ke-6 Ulu Apad, jadi bisa dikatakan tugas seorang Jero Kubayan nantinya berakhir jika anaknya sudah melangsungkan pernikahan.
Keterlibatan warga asli Margatengah pada sistem tersebut sangatlah mengikat, perlu adanya waktu puluhan tahun dalam penyelesaian tugas sebagai Juru Penguan hingga Jero Kubayan.
Sistem yang sudah dilestarikan sejak dulu tersebut tidak terkalahkan dengan adanya era modernitas seperti sekarang ini, pelaksanaan dari sistem inipun dilaksanakan secara tertib dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *