Oktober 15, 2026
melasti Pura Besakih

Ilustrasi prosesi Melasti dilakukan oleh ribuan umat Hindu Karya IBTK di Bali, berlangsung di Pura Agung Besakih (Sumber foto: X BCA_7725075855)

Balidalamberita.com, KARANGASEM – Ribuan umat Hindu di Bali mengikuti prosesi Melasti, sebagai bagian dari rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) yang berlangsung di Pura Agung Besakih. Prosesi ini dilakukan dengan berjalan kaki menuju Toya Sah, sumber mata air suci yang terletak di Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem.

Melasti Menuju Toya Sah Tempuh 9 Kilometer

Sebelum memulai perjalanan, umat Hindu melakukan persembahyangan di Pura Agung Besakih. Setelah itu, mereka memulai prosesi Melasti dengan berjalan kaki sejauh 9 kilometer menuju Toya Sah.

“Upacara Melasti ini bertujuan menyucikan semua pralingga Ida Bhatara yang terdapat di Pura Agung Besakih,” ujar Jro Mangku Widiartha, Ketua Panitia Karya sekaligus Bendesa Adat Besakih.

Diikuti Ribuan Umat dan Puluhan Jempana

Menurut Widiartha, prosesi Melasti diikuti oleh ribuan warga, termasuk dari Desa Adat Besakih, Desa Penyanggah, dan masyarakat Hindu lainnya. Puluhan jempana atau pralingga Ida Bhatara dipundut dari masing-masing pelinggih untuk dibawa ke Toya Sah dalam rangka penyucian.

Pengamanan Ketat dari Pecalang dan Polisi

Untuk menjaga ketertiban selama prosesi, pecalang dan aparat kepolisian dikerahkan di sepanjang jalur menuju Toya Sah. Kehadiran mereka memastikan prosesi berlangsung aman dan khidmat.

Rangkaian Karya IBTK Berlanjut hingga Puncak 12 April

Sebelum prosesi Melasti, umat telah lebih dahulu melaksanakan upacara nedunang pralingga Ida Bhatara di Pesamuan Agung Besakih. Setelah seluruh pralingga berkumpul, barulah prosesi Melasti dilaksanakan. Puncak dari Karya IBTK sendiri akan digelar pada Sabtu, 12 April 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *