Oktober 15, 2026
Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Daerah

Balidalamberita.com, DENPASAR – Percepatan dan pemerataan pembangunan daerah menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di era modern. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, pada 15 Mei 2025, dengan menghadirkan narasumber I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, ST., M.Si dan Dr. I Wayan Repiyasa, S.Pd., M.Pd.

Dalam pemaparannya, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan menekankan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan secara cepat dan merata agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan tanpa adanya kesenjangan antarwilayah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan publik.

Ia menjelaskan bahwa percepatan pembangunan daerah memiliki peran penting dalam mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, pemerataan pembangunan juga dinilai penting agar daerah yang masih tertinggal dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Pembangunan yang merata akan menciptakan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, teknologi juga disebut memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan daerah. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik, mendukung sektor pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat ekonomi digital masyarakat.

Sementara itu, Dr. I Wayan Repiyasa, S.Pd., M.Pd menyoroti pentingnya teknologi digital sebagai salah satu kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah di era modern. Ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Menurutnya, teknologi digital membantu masyarakat memperoleh akses informasi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga peluang ekonomi dengan lebih mudah. Dalam bidang pendidikan, teknologi mendukung pembelajaran daring dan akses ilmu pengetahuan yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil. Sedangkan di bidang kesehatan, teknologi seperti telemedicine membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara lebih cepat dan efisien.

Selain itu, perkembangan ekonomi digital melalui e-commerce dan media sosial juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat serta membantu meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Namun demikian, Dr. Repiyasa juga mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi digital masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesenjangan akses internet, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital masyarakat, hingga ancaman hoaks dan kejahatan siber.

Karena itu, ia menilai diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, dan sektor swasta untuk meningkatkan pemerataan akses teknologi dan kemampuan digital masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan bahwa percepatan dan pemerataan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak. Dengan dukungan teknologi digital, pembangunan diharapkan mampu menciptakan daerah yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *