
Balidalamberita.com, BADUNG – Desa Adat Kapal merupakan salah satu desa adat atau desa tradisional yang berlokasi di Bali. Warga desa di desa adat ini terkenal sangat ramah dan merupakan cerminan dari masyarakat agraris di Indonesia.
Desa ini memiliki pemandangan yang sangat memukau, sehingga tidak heran banyak wisatawan yang merasa betah berada di tempat ini.
Selain pemandangannya yang luar biasa juga terdapat beragam keistimewaan yang ditonjolkan dari desa adat tersebut, sebagai berikut.
1. Keberadaan Pura Sada
Keunikan yang pertama dari Desa Adat Kapal, yaitu: adanya Pura Sada yang merupakan tempat pemujaan kepada Ratu Manik Galih yang menjadi simbol Dewi Kemakmuran.
2. Kerajinan Tangan
Masyarakat desa tersebut mencoba mengembangkan industri gerabah dan mengolah Daun Lontar sehingga terus menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Adat Kapal.
3. Tradisi Perang Tipat Bantal
Desa adat ini kerap mengadakan tradisi unik bernama Tradisi Perang Tipat Bantal. Tradisi yang juga berjuluk Tradisi Aci Rah Pengangon tersebut berlangsung pada purnama kapat diantara September hingga Oktober.
Tradisi ini dilaksanakan dalam rangka mengutarakan rasa syukur kepada Tuhan atas segala rahmat yang diberikan.
Jika wisatawan hendak mengunjungi Desa Adat Kapal, maka akan menemukan sungai Penet yang berada di sepanjang sisi baratnya serta mengalir dari arah utara menuju selatan.
