Potret Pura Besakih (Sumber Foto: wikimedia.org)
Balidalamberita.com, KARANGASEM – Pura Besakih adalah salah satu pura terpenting serta paling suci bagi umat Hindu, selain itu pura ini menjadi pura terbesar yang ada di Bali.
Asal usul dari candi tersebut tidak jelas, namun situs suci diperkirakan telah ada sejak zaman prasejarah.
Pondasi batu yang ada di Pura Penataran Agung serta beberapa candi lain yang menyerupai piramida secara berundak megalitik, dipercaya telah lama berdiri sejak 2.000 tahun yang lalu.
Candi tersebut digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu sejak tahun 1284 saat penjajah Jawa pertama kali ada di Bali.
Sedangkan pada abad ke-15, Besakih sudah menjadi pura negara dari dinasti Gelgel yang saat itu berkuasa.
- Sekilas tentang Pura Besakih
Warga Bali banyak yang menganggap Pura Besakih merupakan perwujudan seorang ibu dari semua kuil yang berada di Bali dan sekitarnya.
Pura Besakih adalah kompleks yang terdiri atas 23 pura yang berlokasi di punggung bukit dengan area yang sejajar.
Candi tersebut mempunyai teras yang terlibat berundak serta anak tangga yang menanjak ke berbagai halaman dan gerbang bata yang diarahkan ke puncak utama ataupun struktur Meru, yang dikenal sebagai Pura Penataran Agung.
Semua candi tersebut sejajar sepanjang 1 sumbu dan dibangun dengan tujuan untuk menuntun orang yang memiliki keyakinan spiritual ke atas bahkan mendekati gunung suci tersebut.
Kuil terbesar ini dikenal memiliki pemandangan yang menakjubkan sehingga bisa menyaksikannya dari lereng gunung atau terdapat lembah yang berada di sekelilingnya.
Wisatawan domestik yang ingin berkunjung ke Pura Besakih yaitu sekitar Rp80 ribu, sedangkan bagi wisatawan mancanegara maka akan dikenakan biaya tiket masuk sekitar Rp150 ribu. Namun biaya tersebut bisa saja mengalami perubahan tergantung pihak destinasi wisata yang menyediakan.
Harga tiket tersebut sudah termasuk kedalam sewa sarung atau fasilitas yang digunakan untuk pemandu wisata lokal.
Wisatawan dapat berkunjung ke tempat ini dengan jam buka mulai pukul 08.00 – 18.00 WITA. Sedangkan bagi yang akan bersembahyang di dalam pura maka dibuka full time atau 24 jam.
Lokasi dari Pura Besakih ada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang di Kabupaten Karangasem, Bali Timur.
Pura tersebut lokasinya ada di lereng Gunung Agung yang merupakan gunung berapi aktif dan tertinggi yang ada di Bali.
