
Balidalamberita.com, KLUNGKUNG – Nusa Penida merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah tenggara Bali dan dipisahkan oleh Selat Badung.
Pulau ini adalah bagian dari Kabupaten Klungkung, Bali, dan belakangan menjadi destinasi wisata populer berkat panorama alamnya yang spektakuler.
Jika Bali identik dengan pantai ramai seperti Kuta dan Seminyak, maka Nusa Penida menawarkan suasana berbeda.
Mulai dari alam liar, tebing karst yang dramatis, pantai-pantai terpencil, serta kehidupan bawah laut yang menakjubkan.
Nusa Penida memiliki beberapa Daya Tarik Wisata yang tidak boleh dilewatkan jika berlibur ke Pulau Dewata.
Ikon paling terkenal di Nusa Penida adalah Kelingking Beach.
Dari atas tebing, wisatawan bisa melihat formasi batu karang berbentuk mirip tulang belakang dinosaurus.
Pantainya berpasir putih dengan laut biru jernih, meski untuk turun ke pantai butuh usaha ekstra karena jalurnya curam.
Kemudian ada Broken Beach (Pasih Uug) yang merupakan sebuah teluk alami yang dikelilingi tebing karang dengan lubang besar di tengahnya.
Air laut masuk melalui lubang itu, menciptakan panorama unik yang hanya ada di sini.
Di Nusa Penida juga terdapat Angel’s Billabong yaitu sebuah kolam alami dengan air sejernih kristal, berada tepat di tepi laut.
Saat air surut, wisatawan dapat berenang di dalamnya sambil menikmati pemandangan samudra lepas.
Selain pantai dan tebing, Nusa Penida juga menjadi surganya para penyelam.
Beberapa spot diving populer di Nusa Penida ada Manta Point, Crystal Bay dan juga Toyapakeh.
Manta Point yang menjadi tempat terbaik untuk menyelam bersama pari manta raksasa.
Kemudian juga ada Crystal Bay yang menjadi rumah bagi ikan langka mola-mola (sunfish) yang muncul di bulan tertentu.
Sementara Toyapakeh terkenal dengan terumbu karang warna-warni dan biota laut yang beragam.
Untuk mencapai Nusa Penida, wisatawan biasanya menyeberang dari Sanur, Bali, menggunakan kapal cepat (fast boat).
Waktu tempuh hanya sekitar 30–45 menit. Ada juga jalur dari Pelabuhan Padang Bai maupun Kusamba.
