potret Tari Barong dan Keris (sumber foto: indonesiakaya.com)
Balidalamberita.com, GIANYAR – Tari Barong dan Keris merupakan sebuah tarian yang mengisahkan perseteruan abadi diantara Barong dan Rangda.
Tarian tersebut dikemas secara baik sebagai sebuah tontonan yang sangat memukau bagi masyarakat awam di Bali.
Pertunjukan dari Tari Barong dan Keris yang diadakan di Desa Wisata Batubulan biasanya dilakukan setiap hari tepatnya pada pukul 09.30 sampai 10.30 Wita.
Tari Barong tersebut yaitu tarian khas dari Bali yang menggambarkan suatu pertarungan diantara kebajikan (dharma) serta kebatilan (adharma).
Sosok kebajikan yang dilakonkan pada tradisi ini adalah Barong, sedangkan kebatilan melakoninya adalah Rangda.
Sedangkan untuk pementasan Tari Kecak biasanya di malam hari mulai pukul 18.00 hingga 19.00 Wita.
Tarian tersebut dikenal tidak memakai gamelan dan hanya memakai suara yang dikeluarkan dari mulut para penari yang menjadi iringan.
Suara tersebut tentunya memiliki irama yang berbeda-beda dan biasanya saling sahut menyahut sehingga terdengar lebih unik dan menarik untuk didengarkan.
Demikian informasi singkat tentang Tari Barong dan Keris, semoga informasi ini bermanfaat.(*)
