Oktober 15, 2026
10

Sumber Foto: aman.or.id

Balidalamberita.com, DENPASAR – Jika ke Bali jangan lupa mampir ke Desa Tenganan yang berlokasi di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Desa yang satu ini dikenal masih mempertahankan rumah hingga kebudayaannya yang telah ada sejak zaman dulu kala hingga sekarang ini.

Hal ini dikarenakan masyarakat desa Tenganan mempunyai aturan adat yang sangat kental yang dikenal dengan nama awig-awig.

Aturan adat yang ada di desa ini telah ada sejak abad ke-11, namun mulai diperbarui pada 1842 silam.

Deretan rumah adat yang ada di desa ini masih dipertahankan dan dirawat dengan baik.

Rumah-rumah adat tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri untuk penduduk lokal dan pengunjung mancanegara.

Tetapi sebelum masuk ke desa ini, pengunjung tidak perlu membeli karcis, hanya diminta untuk memberikan sumbangan secara ikhlas.

Lingkungan Desa Tenganan dikenal masih sangat terjaga keasriannya bahkan ketika mengunjungi desa ini Anda akan menemukan sawah hingga tanaman yang rindang.

Ketika mengunjungi desa ini, Anda juga akan menemukan kerbau milik masyarakat yang berkeliaran bebas yang biasanya ada di pekarangan rumah warga.

Sembari belajar mengenai sejarah, kebudayaan, adat istiadat, menikmati keindahan dari rumah adat serta nuansa dari lingkungannya yang begitu tenang.

Anda juga dapat mengunjungi berbagai toko oleh-oleh yang juga banyak menjual kerajinan yang ada di Desa Tenganan.

Toko ini juga menjual beragam jenis kerajinan dari mulai anyaman dari bambu, ukiran yang dibuat, ukiran lukisan yang ada di atas daun lontas yang telah dibakar, dan kain geringsing.

Kain ini hanya diproduksi oleh Desa Tenganan karena dibuat menggunakan tangan orang-orang di desa ini. Kain ini dibuat dengan waktu pembuatan yang dikenal lama.

Selain itu, warna dari kain yang berasal dari tumbuh-tumbuhan tentunya bisa dijadikan buah tangan atau oleh-oleh untuk dibawa pulang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *