Gubernur Bali Wayan Koster tengah bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan Lee Byounghwa dan Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Apriyanto usai penandatanganan MoU proyek Bali Electric Mobility di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Balidalamberita.com, JAKARTA – Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) proyek Bali Electric Mobility antara Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rabu (9/4/2025).
Pemerintah Indonesia diwakili oleh Wakil Menteri PPN/Bappenas, Febrian Apriyanto, sementara Pemerintah Korea Selatan diwakili oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Korea, Lee Byounghwa.
Dalam kesempatan tersebut, Koster turut menyaksikan penyerahan hibah berupa 10 unit bus listrik lengkap dengan fasilitas pengisian daya (charger) senilai Rp75 miliar dari Pemerintah Korea Selatan kepada Pemerintah Indonesia. Hibah tersebut selanjutnya akan dialokasikan untuk Provinsi Bali.
Hibah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap Bali yang dinilai berhasil menjadi percontohan dalam pengembangan transportasi publik ramah lingkungan. Sejumlah kebijakan yang menunjukkan komitmen Gubernur Koster dalam mendukung transportasi berkelanjutan di antaranya:
- Peraturan Gubernur (Pergub) No. 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai,
- Pergub No. 45 Tahun 2019 tentang Pemanfaatan Energi Bersih,
- dan Pergub No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.
Gubernur Koster mengaku sangat bersyukur atas hibah tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Wakil Menteri Bappenas serta Pemerintah Korea Selatan. Ia juga menegaskan komitmennya dalam mempercepat implementasi energi bersih, kendaraan listrik, dan pengurangan penggunaan plastik demi menjaga ekosistem Bali yang bersih, sehat, dan lestari—baik bagi masyarakat Bali (krama) maupun wisatawan.
“Ini bukan sekadar proyek, tetapi sebuah pengakuan dunia terhadap jalan lingkungan yang telah Bali pilih. Kami akan lanjutkan dengan lebih cepat dan lebih kuat,” tegas Koster.
