Balidalamberita.com, DENPASAR – Selasa, 25 Maret 2025 dalam rangka merayakan Hari Raya Nyepi, Nuanu Creative City melalui Nuanu Social Fund berkolaborasi dengan Karang Taruna GAPERA untuk menggelar Parade Pengerupukan Ogoh-Ogoh di Desa Beraban, Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya Bali dan memperkuat hubungan antara komunitas Nuanu dan masyarakat lokal.
Parade Pengerupukan Ogoh-Ogoh akan digelar pada malam sebelum Nyepi, tanggal 28 Maret 2025, di Lapangan Umum Desa Beraban. Mahakarya Ogoh-Ogoh yang dibuat oleh 13 Banjar di Desa Beraban akan diparadekan, melambangkan makna spiritual yang dalam dan juga filosofi kehidupan bagi orang-orang di Bali.
Nuanu memberikan kontribusi sebesar Rp. 61.050.000 untuk mendukung proses pembuatan Ogoh-Ogoh, mencakup keperluan bahan, dokumentasi, serta konsumsi untuk komunitas. Kolaborasi ini juga melibatkan sesi ngayah yang diadakan satu hingga dua kali seminggu di berbagai Banjar.
“Kami ingin memperkuat hubungan antara komunitas Nuanu dan masyarakat lokal melalui tradisi pembuatan Ogoh-Ogoh,” ujar Ida Ayu Astari Prada, Brand & Communications Director, Nuanu. “Melalui proses ngayah, kami tidak hanya berbagi keterampilan dan tradisi kami ingin membangun pemahaman dan rasa memiliki yang lebih dalam terhadap warisan budaya ini.”
Ogoh-Ogoh merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Nyepi. Ogoh-Ogoh melambangkan Bhuta Kala, atau kekuatan negatif yang harus dinetralisir sebelum memasuki tahun baru Caka agar keseimbangan alam tetap terjaga.
Setiap Banjar di Desa Beraban menciptakan Ogoh-Ogoh dengan tema yang unik, melambangkan berbagai aspek kehidupan dan nilai filosofis Hindu. Beberapa karya yang menarik perhatian tahun ini meliputi Sakshi Lila Maya karya Banjar Batugaing Kaja dan Ogoh-Ogoh Catur Datu karya Banjar Beraban.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa perbedaan budaya bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk membangun harmoni dan kebersamaan. Dengan semangat gotong royong, tradisi dapat terus berkembang dan membawa pesan yang lebih luas bagi generasi mendatang.
