Oktober 16, 2026
adv

Ikan Wader merupakan salah satu ikan endemik yang terdapat di sungai – sungai Desa Manistutu. Jenis Ikan wader endemik tersebut yaitu Ikan Wader Sisik Pelangi.

Ikan wader sisik pelangi memiliki cita rasa yang unik dan lezat. Daging dari ikan wader yang lembut dan memiliki aroma yang gurih menjadi minat banyak orang.

Kelezatan dari daging ikan wader membuat banyak masyarakat yang menangkap ikan wader untuk dikonsumsi atau di jual.

“Beberapa oknum menangkap ikan wader di Desa Manistutu dengan cara menyetrum ikan, sehingga menyebabkan berkurangnya populasi secara drastis” ungkap Eka, Ketua Pokmas Integrator Prokerthi Manistutu.

Menurutnya dampak dari penyetruman ikan mengakibatkan ikan yang berukuran kecil ikut mati terkena alat setrum.

“Akibatnya populasi ikan khususnya ikan wader sisik pelangi mengalami kepunahan disebabkan penangkapan berlebihan dengan penggunaan alat setrum.” jelasnya.

Mengatasi masalah tersebut semua masyarakat, para tokoh Desa Manistutu, dan bersama para relawan bhakti BUMN antusias dalam melestarikan keberadaan ikan tersebut dengan penebaran benih ikan wader yang dilaksanakan di Bendungan Benel bertepatan dengan kegiatan Relawan Bhakti BUMN yang berlangsung dari tanggal 15-17 Agustus 2024 .

Benih ikan wader sisik pelangi yang ditebar mencapai 3.000 benih. Penebaran benih ikan wader sisik pelangi bertujuan untuk mengembalikan atau meningkatkan populasi ikan wader guna menghindari kepunahan dari salah satu ikan endemik di Desa Manistutu.

Ferry, salah satu peserta Relawan Bhakti BUMN menyatakan sangat senang mengikuti kegiatan di Desa Manistutu. Selain banyak terdapat budaya unik, masyarakat Manistutu juga ramah.

Selain itu, kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, sangat disukai oleh Ferry.

“Semoga apa yang kami lakukan, dapat bermanfaat bagi warga Desa Manistutu”tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *