Oktober 15, 2026
Ilustrasi. Keindahan dari Nusa Penida, Salah satu tempat wisata di Bali (Sumber foto: Tripadvisor edited by Adi Nata)

Balidalamberita.com, DENPASAR – Demi pemerataan ekonomi di wilayahnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan membangun tiga destinasi wisata baru, diantaranya: kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, Taman Wisata KBS Park di Jembrana, dan Turyapada Tower di Buleleng.

Atas dasar itulah Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya ikut memberikan tanggapan, saat dirinya memimpin rapat bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata, dan Asian Development Bank yang berlangsung di kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Ia mengatakan perekonomian yang ada di Bali sekarang ini lebih banyak berpusat di kawasan selatan.

“Dalam menyeimbangkan perekonomian di daerah Bali utara, timur dan barat,” ucap Sumarajaya pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Menurutnya pembangunan tempat wisata baru tersebut dapat meningkatkan sektor pariwisata di kawasan Bali lainnya melalui kebijakan serta program pembangunan kepariwisataan Bali.

Sumarajaya mengungkapkan Pemprov Bali sedang membangun hotel yang ada di kawasan Denpasar, Badung, dan Gianyar.

Menurutnya, Pemprov Bali perlu mengupayakan pengembangan sistem transportasi yang memiliki kualitas tinggi dan dalam peningkatan daya saing di sektor wisata.

Ia mengungkapkan arah kebijakan ini mempunyai tujuan dalam menjaga kualitas ekosistem alam dan lingkungan sekitar.

Menurutnya dengan memaparkan penguatan tata kelola dalam sektor wisata di Bali maka bisa mengatur turis asing yang berada di Bali.

Sumarajaya menjelaskan, hal ini dilakukan sebagai salah satu tanggapan karena banyaknya wisatawan mancanegara yang melakukan pelanggaran terkait norma hukum dan budaya adat selama tinggal di Bali.

Ia mengungkapkan, pariwisata Bali adalah roda utama pada perekonomian lokal yang berlangsung di Bali dalam peningkatan penggunaan produk lokal dari Bali.

Tanggapan juga disampaikan oleh Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Herfan Brilianto Mursabdo yang menganggap pulau dewata sebagai wajah pariwisata di Indonesia.

“Menjadi contoh bagi pengembangan di daerah-daerah lain, khususnya sebagai keterbukaan, kebudayaan masyarakat, dan bagaimana pemdanya mempunyai visi yang jelas kepada pengembangan pariwisata di wilayah,” ungkap Herfan.

Ia menambahkan, kepala daerah harus mempunyai visi dan misi yang jelas mengenai pengembangan pariwisata yang ada di wilayahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *