Oktober 15, 2026
Potret layang-layang Bali. (Sumber foto: Instagram/@by.pradanaa dan Instagram/@komunitassenilayanganbali)

Balidalamberita.com, DENPASAR – Masyarakat adat Bali mempunyai tradisi menarik dengan mengandalkan layang-layang yang bentuknya terbilang unik.
Karena keunikannya, tidak heran jika masyarakat lokal menyelenggarakan acara khusus pada festival layang-layang yang bukan hanya sebagai cara dalam melestarikan tradisi, namun juga hiburan dalam menarik wisatawan.
Tradisi layang-layang khas Bali tersebut dimulai dengan munculnya kebiasaan anak-anak petani yang mencoba menghabiskan waktunya dengan bermain dalam area persawahan.
Selain itu dengan bermain layang-layang bisa menghilangkan kebosanan. Bagi masyarakat, Tradisi adat Bali tersebut disebut sebagai rare angon yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh pewayangan dan menjadi wujud dari putra Dewa Siwa yang mempunyai penampilan menyerupai anak-anak.
Tradisi dalam membuat layang-layang khas Bali pun terus dilaksanakan sampai sekarang ini.
Tradisi ini bukan hanya dilaksanakan oleh anak-anak, namun juga oleh para orang dewasa.
Bukan hanya itu, seiring berjalannya waktu, masyarakat adat Bali mengembangkan berbagai bentuk layangan yang mempunyai desain yang unik dan berbeda dengan layangan yang dibuat dari wilayah lain.

Desain Unik Layang-Layang Khas Bali

Ada berbagai jenis layang-layang tradisional dari Bali yang hingga saat ini masih dimainkan oleh masyarakat Bali. Jenis-jenis layang-layang tersebut meliputi:

  1. Layangan bebean

Jenis layangan khas Bali yang pertama, yaitu layang-layang babean. Layangan tersebut mempunyai bentuk yang menyerupai ikan.
Apalagi dari namanya, yaitu berasal dari kata “be” yang memiliki makna adalah ikan.
Layangan tersebut juga dapat dikenali melalui bentuknya yang sengaja orientasi menurut arah delapan mata angin.
Sehingga, pada bagian tengah, layangan tersebut juga mempunyai titik di area tengah.

  1. Layangan Janggan

Jenis layang-layang khas Bali kedua merupakan layangan janggan yang memiliki ekor dengan ukuran yang sangat panjang.
Bentuk ini berbentuk naga.
Kreasi layangan janggan yang berada di era modern sekarang ini lebih beragam, tidak hanya hadir yang berbentuk kepala naga.
Anda juga bisa memiliki layangan janggan dengan berbentuk kepala garuda, macan, dan lain sebagainya.

  1. Layangan kreasi

Layangan kreasi adalah layang-layang khas Bali yang lahir dari kreativitas warga Pulau Dewata.
Layangan tersebut dibuat secara bebas tanpa adanya patokan yang berbentuk yang khusus.
Oleh sebab itu, tidak heran jika terkadang layangan di bali mempunyai bentuk unik misalnya bentuk bayi, orang yang sedang naik motor, layangan raksasa, dan berdesain kapal pinisi.

  1. Layangan Pecuk

Jenis layang-layang khas Bali terakhir, yaitu pecuk atau yang biasa disebut pacukan.
Layangan jenis ini berbentuk mirip dengan daun sehingga meliuk-liuk jika jatuh dari pohon.
Oleh sebab itu, saat mengendalikan layang-layang tersebut, orang-orang harus mempunyai kemampuan yang mumpuni supaya dapat terbang dengan stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *