
Balidalamberita.com, KARANGASEM – Mitos adalah sekumpulan cerita tradisional yang dikisahkan secara turun temurun. Banyak masyarakat di Indonesia yang masih percaya terhadap hal-hal tersebut.
Pulau Bali yang terkenal dengan keindahan alam, juga mempunyai mitos dan larangan adat yang menjadi salah satu kebudayaan Bali yang unik. Mitos dan larangan tersebut diterapkan sampai di era modern.
- Jangan Ucapkan Kata “Capek”
Mitos tersebut berlaku bagi orang-orang yang datang ke Pura Lempuyang Luhur.
Umat yang mengunjungi tempat tersebut perlu menaklukkan 1.700 anak tangga sehingga merasakan lelah.
Walaupun demikian, pengunjung dilarang mengucapkan kata “kenyel” artinya “capek” atau dalam bahasa Indonesia sehingga bisa saja selama perjalanan justru semakin berat.
- Dilarang Menyentuh Ayam yang Alami Kejang
Masyarakat Bali memiliki kepercayaan jika menyentuh ayam yang tengah kejang atau hendak mati akan menyebabkan suatu penyakit buyutan. Penyakit tersebut bisa membuat gemetar ketika hendak melakukan sesuatu.
- Larangan Keluyuran Ketika Jam 12 Siang hingga 6 Sore
Masyarakat Bali mengatakan jika jam 12 siang hingga 6 sore adalah waktu makhluk halus untuk berkeliaran.
- Larangan Pasangan yang Melewati Bunut Bolong
Masyarakat Bali memiliki kepercayaan jika pasangan yang melalui pohon bunut bolong maka akan berpisah.
Pasangan yang masih berpacaran maka nantinya bisa saja putus dan bagi yang sudah melangsungkan pernikahan maka berakhir dalam perceraian.
- Dilarang Memakai atau Membawa Emas di Puncak Gunung Agung
Masyarakat Bali mempunyai kepercayaan jika pendaki yang akan naik di puncak Gunung Agung maka tidak diperkenankan untuk memakai atau bahkan membawa emas.
Gunung Agung, termasuk kedalam alam yang tidak nyata, sehingga dipercayai merupakan emas.
- Tidak Boleh Keramas Ketika Kajeng Kliwon (Jumat Kliwon)
Warga Bali memiliki kepercayaan keramas ketika Kajeng Kliwon atau Jumat Kliwon bisa membuat rambut rontok.
Sementara itu, jika keramas ketika Kajeng Kliwon, akan mempermudah seseorang dalam dirasuki atau disakiti ilmu hitam atau ilmu Leak.
- Tidak Diperbolehkan Memakan Semangka
Bersamaan dengan Gula Merah ada suatu mitos terkait larangan memakan semangka secara bersamaan dengan gula merah yang ada di Bali.
Hal tersebut dipercaya bisa mengganggu pencernaan jika dikonsumsi secara bersama-sama dan bisa memicu racun pada tubuh yang kemudian mengakibatkan kematian.
- Dilarang Mengenakan Baju Merah atau Hijau Ketika Berada di Gunung Agung
Dilarang mengenakan baju hijau di pantai selatan, Pulau Jawa yang berlaku untuk pendaki Gunung Agung.
Keyakinan masyarakat, gunung dan laut adalah pasangan. Penunggu Gunung Agung suka dengan warna merah, sementara penunggu lautan justru suka dengan warna hijau.
- Dilarang Membawa Daging Sapi ke Gunung Agung
Sapi dilambangkan sebagai binatang suci untuk agama Hindu dan dipercaya sebagai kendaraan Dewa Siwa. Menurut kepercayaan di sana jika membawa daging sapi di kawasan Gunung Agung maka bisa membuat marah penunggu gunung.
Pendaki yang nekat membawa daging sapi tersebut di Gunung Agung dipercaya akan memperoleh nasib sial ketika melakukan pendakian.
