Oktober 15, 2026
Ilustrasi Ikan Kusamba di Desa Kusamba (Sumber foto: Pixabay edited by Adi Nata)

Balidalamberita.com, KLUNGKUNG – Tradisi kuliner Bali dalam mengolah ikan Kusamba sudah lama berlangsung di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali.

Pengolahan ikan Kusamba menjadi salah satu ciri khas yang tetap dilestarikan di desa tersebut, sehingga ikan yang diolah menjadi lebih lezat ketika akan disantap.

Dalam proses pembuatan kuliner khas desa ini, masyarakat mengambil garam laut di pesisir desa yang digunakan pada tambahan dalam ikan olahan tersebut.

Dalam pemanfaatan sumber daya laut, pengolahan ikan Kusamba merupakan bukti nyata untuk mempertahankan kelestarian lingkungan yang sudah ada di Desa Kusamba.

Mencicipi Olahan Ikan Kusamba yang Unik

Ikan Kusamba mempunyai tekstur yang sangat lembut dan tentunya mempunyai rasa yang gurih.

Ikan ini juga tanpa bahan pengawet atau tidak ada perasa buatan yang tentunya aman untuk dikonsumsi.

Cara Pengolahan Ikan Kusamba

Ikan ini diolah secara tradisional untuk tetap menjaga keaslian kuliner Bali dan cita rasa yang didapatkan.

Nelayan akan memilih ikan secara cermat dan hati-hati untuk memperoleh ikan yang masih segar, biasanya jenis ikan tuna atau makarel.

Hal ini dilakukan agar tekstur dari ikan tersebut tetap lembut saat disantap.

Tahap berikutnya ikan dibersihkan untuk memastikan kebersihan dan kesegarannya. Selanjutnya, ikan perlu direndam menggunakan larutan garam laut dari Desa Kusamba.

Kemudian ikan diolah dengan cara direbus atau diasapi yang ditaruh di atas api kayu.

Terakhir, ikan yang sudah dimasak kemudian dibungkus pada daun pisang atau bambu.

Hal ini dilakukan, bukan hanya menjaga kesegaran dari ikan tersebut, tetapi juga menambah sentuhan tradisional Bali yang tetap terjaga hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *