Pemandangan indah dari Desa Angseri (Sumber foto: desaangseri.com)
Balidalamberita.com, TABANAN – Desa Angseri yang terletak di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, memikat banyak wisatawan berkat keindahan alam dan kekayaan budayanya. Dengan topografi yang beragam, desa ini tumbuh sebagai kawasan subur yang mendukung sektor pertanian dan pelestarian lingkungan.
Berikut lima keistimewaan Desa Angseri yang menjadikannya layak dikunjungi dan dipelajari lebih dalam:
1. Luas Wilayah yang Produktif dan Seimbang
Desa Angseri memiliki luas wilayah sekitar 758,160 hektar. Penggunaan lahannya terdiri dari:
- Fasilitas umum: 20 ha
- Hutan: 10,237 ha
- Pemukiman: 38,22 ha
- Perkebunan/tegalan: 642,16 ha
- Sawah: 226,545 ha
Desa ini terbagi menjadi empat banjar dinas: Angseri Kelod, Angseri, Munduk Lumbang, dan Tegeh, yang masing-masing memiliki karakter unik. Akses jalan desa sepanjang 7 kilometer terdiri atas jalan provinsi (3 km) dan jalan kabupaten (4 km), mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
2. Jumlah Penduduk dan Kehidupan Sosial
Desa Angseri dihuni oleh 4.378 jiwa, terdiri dari 2.205 laki-laki dan 2.173 perempuan. Mayoritas warga beragama Hindu, yang tercermin dalam aktivitas budaya dan upacara adat harian.
3. Mata Pencaharian Warga
Sekitar 60% warga Desa Angseri menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian. Komoditas utama yang mereka hasilkan meliputi:
- Padi
- Palawija
- Kelapa
Selain itu, sektor perdagangan dan industri rumah tangga ikut menyumbang terhadap penguatan ekonomi lokal, khususnya lewat pengolahan hasil tani dan kerajinan.
4. Komitmen pada Pelestarian Lingkungan
Masyarakat desa menjaga kelestarian lingkungan dengan melestarikan 15 hektar hutan bambu keramat. Hutan ini bukan hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai kawasan konservasi dan simbol hubungan harmonis antara manusia dan alam.
5. Kekayaan Kesenian dan Tradisi
Warga Desa Angseri masih aktif melestarikan kerajinan ukir, pembuatan kue khas upacara, dan produk budaya lainnya. Kerajinan tangan dan olahan hasil pertanian menjadi sumber pendapatan tambahan, menjadikan desa ini sebagai contoh sukses pengelolaan sumber daya berbasis masyarakat.
Dengan potensi alam, budaya, dan semangat pelestarian yang tinggi, Desa Angseri hadir sebagai destinasi wisata edukatif dan inspiratif di Bali. Desa ini membuktikan bahwa pembangunan dan pelestarian dapat berjalan seiring secara berkelanjutan.
