Potret Pura Tirta Empul (commons.wikimedia.org (Chainwit).
Balidalamberita.com, GIANYAR – Berkunjung ke Bali rasanya belum lengkap tanpa menjelajahi pura-pura terkenal yang menjadi ikon budaya dan spiritual pulau dewata. Keberadaan pura-pura ini tak hanya penting bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi magnet wisata yang menawarkan keindahan arsitektur dan suasana yang sakral.
Berikut empat pura paling populer yang wajib kamu kunjungi saat liburan ke Bali:
1. Pura Tirta Empul
Pura Tirta Empul terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini dikenal luas sebagai tempat melukat atau pembersihan diri secara spiritual.
Tak hanya umat Hindu, wisatawan juga diperbolehkan mengikuti prosesi melukat di tempat ini, tentunya dengan tetap menghormati adat dan budaya setempat.
Pura Tirta Empul buka setiap hari dari pukul 09.00–17.00 WITA, kecuali saat Hari Raya Nyepi. Bagi yang hendak sembahyang, pura ini terbuka selama 24 jam.
2. Pura Lempuyang
Terletak di lereng Gunung Lempuyang, tepatnya di Desa Tri Buana, Kecamatan Abang, Karangasem, Pura Lempuyang Luhur menawarkan panorama luar biasa.
Pura ini terkenal dengan spot foto ikonik di gapura yang menghadap langsung ke Gunung Agung, sehingga sering disebut “The Gates of Heaven”. Suasananya tenang dan penuh aura spiritual yang kuat.
3. Pura Ulun Danu Beratan
Pura yang berdiri anggun di tepi Danau Beratan, Bedugul, Tabanan ini menjadi salah satu pura terpopuler di Bali. Lokasinya sekitar 50 km dari Denpasar.
Pura Ulun Danu Beratan didedikasikan untuk Dewi Danu, dewi air dan kesuburan. Bangunan pura terdiri atas tiga pelinggih utama dengan atap bertingkat: 11 tingkat untuk Dewa Wisnu, 7 tingkat untuk Dewa Brahma, dan 3 tingkat untuk Dewa Siwa—tiga dewa utama dalam konsep Trimurti.
4. Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot berada di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Pura ini merupakan salah satu destinasi paling ikonik di Bali berkat lokasinya yang berdiri di atas batu karang besar di tengah laut.
Pemandangan matahari terbenam di Tanah Lot sangat memesona dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Pura ini buka dari pukul 06.00–19.00 WITA untuk umum, namun digunakan selama 24 jam jika ada kegiatan persembahyangan.
Dengan keindahan alam dan spiritualitas yang kental, keempat pura ini tak hanya memperkaya pengalaman liburan, tapi juga menawarkan ketenangan jiwa dan visual yang memukau. Jangan lupa membawa kain dan selendang saat berkunjung ya!
