
Balidalamberita.com, DENPASAR – Serombotan merupakan salah satu kuliner Bali yang memiliki kekayaan rasa dan tradisi Bali.
Pada umumnya hidangan Bali ini memiliki perbedaan dari salad, serombotan menyuguhkan sayuran segar yang memiliki bumbu rempah-rempah yang sangat khas dari Bali sehingga makanan ini menciptakan cita rasa yang unik dan menggugah selera.
Hidangan khas Bali tersebut dikenal di kalangan warga lokal, misalnya seperti di wilayah Klungkung atau sering menjadi makanan pelengkap menu keseharian atau bahkan sajian khusus pada upacara adat.
Sejarah dan Asal Usul Serombotan
Serombotan awalnya dari tradisi kuliner warga Bali yang sudah secara turun-temurun diwariskan. Di masa lalu, masyarakat Bali merupakan petani atau sangat dekat dengan alam.
Sebagian besar bahan-bahan yang dipakai pada serombotan adalah sayuran yang mudah didapatkan dari hasil bumi lokal.
Adanya sayuran segar dan rempah-rempah yang melimpah sehingga membuat makanan ini berkembang dengan baik sehingga makanan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Bali, terutama di kawasan desa.
Bahan-Bahan dalam Serombotan
Serombotan terdiri atas beragam sayuran yang mengalami perebusan, meliputi kacang panjang, bayam, kangkung, tauge, dan terong.
Sayuran-sayuran tersebut biasanya mengalami pengolahan dengan cara yang sederhana, adalah direbus sebentar dalam mempertahankan tekstur atau kandungan nutrisinya.
Setelah direbus, sayuran tersebut kemudian dicampur bersama dengan bumbu khas sebagai salah satu keunikan dari makanan khas Bali tersebut.
Bumbu utama yang dipakai pada serombotan merupakan sambal nyuh, adalah bumbu kelapa parut yang sudah diberi campuran rempah, misalnya kunyit, bawang putih, kencur, cabai, dan garam.
Bumbu tersebut merupakan aroma yang khas atau cita rasa yang kaya dengan rempah. Sementara itu, berbagai versi hidangan Bali juga ditambahkan sambal koples, bumbu pedas dengan kacang dan terasi untuk menyuguhkan sensasi pedas yang menarik.
Cara Menyajikan Serombotan
Untuk penyajiannya, kuliner khas Bali ini biasanya disajikan pada satu wadah besar, sehingga setiap orang dapat mengambil berdasarkan selera.
Sayuran yang sudah dicampur dengan bumbu nyuh kemudian ditata rapi, selanjutnya disiram menggunakan sambal koples berdasarkan tingkat kepedasan yang diperlukan.
Hidangan Serombotan kerap kali disajikan dengan nasi putih ataupun nasi jagung dalam menciptakan keseimbangan yang sempurna diantara rasa gurih dan pedas.
Sumber artikel: budayabali.com
