Oktober 15, 2026
Usaba Sumbu Desa Timbrah

Usaba Sumbu dari Desa Adat Timbrah (Sumber foto: Istimewa)

Balidalamberita.com, KARANGASEM – Desa Adat Timbrah di Karangasem, Bali, setiap tahunnya menyelenggarakan tradisi unik bernama Usaba Sumbu. Tradisi ini terkenal karena warga desa mempersembahkan ribuan babi guling dalam rangkaian upacara sakral yang berlangsung selama sekitar satu minggu.

Warga desa mengawali rangkaian Usaba Sumbu dengan tradisi melasti ke pantai (Pasih Kelod) di Desa Bugbug. Iring-iringan masyarakat membawa jempana dari sesuhunan masing-masing dan berjalan kaki sejauh 7 kilometer menuju pantai. Prosesi ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pembersihan lahir dan batin sebelum memasuki upacara puncak.

Tiga hari setelah melasti, masyarakat melaksanakan Aci Usaba Sumbu atau Usaba Kaja. Dalam upacara ini, “Sumbu” menjadi ikon utama, salah satunya melalui persembahan babi guling.

Sejak dini hari, warga Desa Timbrah sudah bergotong royong menyiapkan babi untuk dijadikan babi guling. Proses pengolahan dilakukan secara serentak oleh hampir seluruh rumah tangga di desa, dan jumlah babi guling yang dihasilkan bisa mencapai lebih dari 1.000 ekor.

Babi-babi guling tersebut kemudian dipersembahkan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan antarwarga. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya leluhur, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang unik di Bali.

Jika Anda ingin menyaksikan langsung kekayaan tradisi ini, sempatkan berkunjung ke Desa Adat Timbrah yang terletak di Pertima, Kabupaten Karangasem, Bali. Usaba Sumbu menjadi bukti nyata betapa kuatnya nilai gotong royong dan spiritualitas dalam kehidupan masyarakat adat Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *