Oktober 15, 2026
22

Balidalamberita.com, GIANYAR – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gianyar mengadakan pertemuan High Level Meeting (HLM) pada hari Rabu, 19 Maret 2025. Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Gianyar menyampaikan bahwa stabilitas harga merupakan fokus utama TPID menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan Nyepi Tahun Caka 1947. Menurut catatan BPS, inflasi tahunan di Provinsi Bali pada Februari 2025 sebesar 1,21% (yoy), yang berada di bawah koridor target inflasi pemerintah sebesar 2,5±1%.

Beberapa strategi yang direkomendasikan untuk mengantisipasi kenaikan harga adalah optimalisasi strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Selain itu, perluasan dan realisasi Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan daerah pemasok dan akselerasi pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pangan juga diperlukan.

Pertemuan tersebut juga membahas tentang Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Gianyar terkini, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Kepala BPS Kabupaten Gianyar, Maria Iin Maidiana, menyampaikan bahwa perlu pemantauan secara intensif untuk komoditas-komoditas seperti cabai rawit, beras, dan cabai merah.

Dengan berbagai langkah pengendalian inflasi, TPID Kabupaten Gianyar optimis mampu menjaga stabilitas harga dan mendukung tercapainya target inflasi Bali dalam koridor yang ditetapkan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *