Foto: Ilustrasi Gelar Agung Pecalang Bali 2025 yang resmi diadakan (Instagram/@kodam.ix.udayana)
Balidalamberita.com, DENPASAR – Gelar Agung Pecalang Bali 2025 resmi diselenggarakan pada Sabtu, 15 Maret 2025 yang bertempat di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar.
Kegiatan tersebut memiliki tujuan dalam memperkuat peran serta yang dimiliki oleh pecalang dalam menjaga ketertiban hingga keamanan yang ada di wilayah adat masing-masing saat menyambut datangnya Hari Nyepi Tahun Saka 1947.
Berdasarkan Perda Bali Nomor 26 Tahun 2020 mengenai Sipandu Beradat, sistem pengamanan dalam desa adat saat ini menjadi semakin penting.
Terlihat hadir juga Gubernur Bali Wayan Koster dan ribuan Pecalang yang berasal dari 1.500 desa adat di seluruh Bali.
Saat sambutannya tersebut, Gubernur Koster mengungkapkan apresiasinya pada inisiatif tersebut yang merupakan ajang konsolidasi pecalang di seluruh wilayah Bali.
Acara tersebut dapat memperkuat tekad untuk menjaga desa adat, kesenian lokal, kebudayaan, dan kearifan lokal yang ada di Bali.
“Oleh sebab itu, pecalang yang ada di Bali harus kuar, termasuk pada etika dan kesopansantunan. Tidak boleh memiliki sikap arogan, tidak boleh sombong, dan tidak boleh membentak orang secara sembarangan. Pecalang harus bekerja secara simpatik,” terang Koster.
Menurutnya, pecalang yang menjadi Jagabaya Desa Adat atau dikenal sebagai satuan keamanan yang ada di desa adat harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Pecalang Bali mempunyai peran strategis untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut dari tingkat akar rumput, adalah desa adat,” terang Koster.
Ini pertama kali diadakan, tanpa adanya pengalaman. Mereka sangat antusias, dari desa adat yang dari pelosok-pelosok juga ternyata mengirimkan utusan orangnya. Yang dari Singaraja, Jembrana, bahkan ada yang jam 2, jam 1 malam ada yang sudah berangkat,” kata Ketua Majelis Desa Adat, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet.
Acara ini turut dihadiri juga oleh ribuan pecalang yang berasal dari berbagai desa adat yang ada di Bali. Acara yang diselenggarakan untuk pertama kalinya tersebut memperoleh sambutan antusias dari sejumlah peserta.(*)
